Bayar Listrik Pakai Sampah

0
90

BANDUNG – Warga Kota Bandung, Jawa Barat, kini bisa membayar listrik menggunakan sampah lewat Bank Sampah Induk Kota Bandung.

“Jadi dari warga itu, warga punya tabungan bank sampah, dari tabungan itu uangnya bisa digunakan untuk membeli token listrik. Di sini ada jual token listrik. Jadi setidaknya masyarakat terbantu bayar listriknya dengan sampah yang dikumpulkan,” kata General Manager PT PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana di Bandung, Selasa  (21/2).

Warga yang ingin membayar listrik menggunakan sampah, ia menjelaskan, hanya perlu membawa sampah ke bank sampah. Sampah yang mereka kumpulkan kemudian akan ditimbang, lalu nilai uangnya dihitung dan dimasukkan ke rekening bank sampah milik mereka. Hasil penjualan sampah tersebut, kata Iwan, bisa langsung digunakan untuk membayar listrik atau ditukarkan dengan token untuk membayar listrik.

“Mekanismenya seperti itu, cukup mudah, cukup nabung sampah, biaya listrik sudah terbayar,” katanya.

Ia berharap program pembayaran listrik dengan sampah bisa memacu semangat warga untuk lebih giat mengumpulkan sampah di lingkungannya dan peduli lingkungan sekitar.

“PLN berharap Bank Sampah Induk Kota Bandung akan berkembang menjadi bank sampah profesional dan mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah yang kompleks,” ujar dia.

Sejak tahun 2014, PLN aktif membantu dan membina Bank Sampah yang dahulu berlokasi di Jalan Tubagus Ismail, awalnya dengan memberikan satu unit motor roda tiga untuk mengangkut sampah dari bank sampah unit ke bank sampah induk.

Tahun 2016, PLN menyediakan lahan sewa dan dana untuk renovasi aset PLN serta pengembangan operasional bank sampah.

Bangunan Bank Sampah Induk Kota Bandung di Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 752 dulunya bangunan gardu tidak terpakai, yang pemanfaatannya kemudian diserahkan kepada Yayasan Hijau Lestari selaku pengelola bank sampah.

Pada peresmian Bank Sampah Induk Kota Bandung, PLN juga memberikan bantuan Rp500 juta untuk pembangunan kantor, ecomart dan gudang serta penguatan manajemen operasional bank sampah.

Ketua Bank Sampah Hijau Lestari Elis Solihat mengatakan, bantuan berupa pembangunan sarana dan prasarana bank sampah dari PLN akan menjadi energi positif dalam upaya pemasyarakatan bank sampah.

Bank Sampah Induk Bandung dikembangkan dari Bank Sampah Hijau Lestari, yang sekarang sudah memiliki 131 unit bank sampah di 54 kelurahan di Kota Bandung.

EDITOR: Rizky

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Nomor urut paslon

Unair Bantah Dukung Salah Satu Paslon Pilgub Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menegaskan tidak terlibat politik praktis apalagi mendukung salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. "Sekali lagi...

Pemerintah Malaysia Keluarkan Larangan WNA Bekerja Sebagai Juru Masak

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Malaysia melarang warga negara asing bekerja sebagai juru masak di restoran negara tersebut terhitung mulai 1 Januari 2019. Menteri Sumber Manusia Malaysia...

Kembali Telan Korban, ABK KM Ramos Hilang di Danau Toba

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Seorang anak buah kapal KM Ramos Risma Marisi hilang di perairan Danau Toba ketika kapal tersebut mengalami mati mesin pada Jumat (22/6)...
Najib vs Mahathir

Najib Razak Bantah Terlibat Skandal 1MDB, Mahathir Geram

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID - Perdana Menteri Malaysia Mahathir mencurahkan cemooh terhadap pendahulunya, Najib Razak, Kamis (21/6), karena menyangkal mengetahui jutaan dolar dari dana negara 1MDB...

Kemensos Pastikan Logistik Cukup untuk Pencarian Korban KM Sinar Bangun

MEDAN, SERUJI.CO.ID -  Kementerian Sosial memastikan ketersediaan logistik untuk pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara. "Kami memastikan bahwa logistik untuk pencarian...