Banjir dan Longsor Terjang Jalur Kereta Api di Garut

0
102
Stasiun Cipeundeuy
Stasiun Cipeundeuy. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Banjir dan tanah longsor menerjang beberapa titik jalur rel Kereta Api di wilayah Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (22/11), yang berakibat menghambat perjalanan kereta api di jalur selatan tersebut.

Camat Malangbong, Teten Sundara, mengatakan banjir telah menerjang rel di Stasiun Cipeundeuy yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB sesaat setelah hujan deras mengguyur wilayah itu.

“Banjir merendam Stasiun Kereta Api Cipeundeuy, akibatnya jalur kereta terendam air,” katanya.

Loading...

Sedangkan longsoran tanah, kata Teten, terjadi di dua titik jalur rel yaitu di Kampung Cidahu, Desa Haurkuning dan di Cikarang yang menyebabkan jalur rel tertutup material longsoran.

Bahkan, lanjut dia, dilaporkan jalur rel yang terdampak longsor tersebut terjadi pergeseran.

“Longsor juga menutup jalur kereta di Kampung Cidahu, Desa Haurkuning, akibatnya rel kereta mengalami pergeseran,” katanya.

Ia menyampaikan, pihak kecamatan terus berkoordinasi dengan PT KAI terkait daerah yang terdampak bencana banjir dan longsor di jalur rel.

“Kami masih berkoordinasi untuk jalur kereta yang terendam,” katanya.

Selain menerjang jalur rel kereta api, bencana banjir juga melanda permukiman penduduk di Kampung Cijanur, Desa Sukamanah serta fasilitas umum lainnya.

Banjir tersebut karena adanya luapan sungai yang melintas kawasan Kecamatan Malangbong.

“Ada 10 rumah yang terendam banjir dengan ketinggian 1,5 meter,” katanya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU