Bandung Bertekad Mantapkan Kota Layak Anak

0
55
  • 4
    Shares
Taman bermain anak

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Kota Bandung bertekad untuk terus memantapkan diri sebagai kota layak anak sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Bandung, Evi S. Shaleha mengatakan, Pemkot Bandung terus berupaya menjamin terpenuhinya hak-hak anak, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun administrasi.

“Seusai amanat yang tercantum dalam UU nomor 32 tahun 2015. Sudah jelas dalam menjamin semuanya mengenai perlindungan anak, kita harus berdasarkan hukum yang kuat,” ujar Evie di Bandung, Selasa (20/3).

Evie mengatakan, dari sisi infrastruktur, Pemkot sudah membangun beragam taman-taman yang ramah untuk anak. Kebahagiaan serta terjaminnya akses bagi anak menjadi prioritas Pemkot.

Sementara di sisi administrasi seperti akta kelahiran, Pemkot terus mengebut pembuatan agar seluruh anak di Kota Bandung mendapatkannya. Dari data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ditargetkan 80 persen anak di Kota Bandung harus memiliki akte kelahiran.

“Pemerintah Kota Bandung akan selalu bahu-membahu menanggulangi segala masalah yang terjadi di lapangan. Dan dengan ini kami akan terus memantapkan predikat dari tingkat pratama dan madya pada tahun sebelumnya,” katanya.

Dalam rancangan kota ramah anak, Pemkot Bandung pun menggelar rapat koordinasi dengan instansi terkait. Ia berharap, dalam rapat koordinasi tersebut segala bentuk kekurangan pelayanan akan selalu dilengkapi.

Perangkat daerah yang tergabung dalam kluster gugus tugas kota layak anak akan terus berupaya meningkatkan peran demi terwujudnya Bandung kota ramah anak.

“Dengan tugas pokok dan fungsi yang sudah diemban, melalui perangkat daerah kluster gugus tugas kota layak anak, kita akan selalu berusaha memberikan yang terbaik, khususnya meningkatkan peran untuk terwujudnya Bandung ramah anak. Apalagi predikat tersebut belum diraih oleh kota manapun di Indonesia,” kata dia. (Ant/SU02)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU