Angin Puting Beliung Hantam Beberapa Kecamatan di Sukabumi

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID – Sejumlah rumah rusak dan belasan pohon berukuran besar tumbang setelah dihantam angin puting beliung yang melintasi beberapa kecamatan di wilayah Utara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Jumat (11/1).

“Beberapa kecamatan yang dilanda puting beliung yakni Kecamatan Cikidang, Cibadak, dan Bojonggenteng,” kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman di Sukabumi, Jumat (11/1).

Hingga saat ini, petugas dari BPBD masih melakukan pendataan terhadap rumah dan fasilitas lainnya yang rusak akibat bencana tersebut, namun belum ada informasi soal adanya korban jiwa pada bencana kali ini.

Sementara itu Camat Cibadak, Lesto Rosadi mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan berapa rumah warganya yang rusak akibat puting beliung tersebut.

Baca juga: Longsor di Proyek Rel KA Sukabumi, Satu Anak Tewas dan Tiga Terluka

Saat ini pihaknya dibantu anggota TNI, Polri dan masyarakat tengah mengevakuasi batang pohon yang tumbang baik yang menimpa rumah warga maupun menutup akses jalan.

“Untuk bantuan kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti BPBD dan lainnya, untuk sementara ini kami fokus evakuasi korban dan mendata kerusakan,” pungkasnya. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER