Warga Pontianak Keluhkan Kualitas Beras Rastra

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Beberapa warga Kota Pontianak mengeluh beras program beras sejahtera (rastra) yang dibagikan pemerintah melalui Badan Urusan Logistik (Bulog), kualitasnya tidak layak atau jelek.

Ketua RT RT 01/RW 17, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Nurahman, Jumat (23/3) mengatakan, ada sekitar 30 dari total 33 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima rastra di wilayahnya yang menerima beras dalam keadaan tidak layak.

“Berasnya berwarna hitam, berdebu, berkutu, berbatu, dan bau. Padahal semestinya beras yang diterima adalah beras jenis medium,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sehingga warganya keberatan dan kecewa, setelah dilihat berasnya memang tidak layak dikonsumsi.

“Kasihan warga, mentang-mentang dapat beras rastra masa disepelekan kayak gitu,” ujarnya.

Ia menambahkan, rastra memang diberikan warga secara cuma-cuma, namun ketika akan dimasak, perlu berkali-kali dicuci, tetapi tetap dimasak oleh warga karena memang membutuhkannya.

Selain itu, menurut dia, timbangan beras juga rata-rata berkurang atau tidak sampai 10 kilogram, tetapi hal itu dimaklumi warga, karena kekurangan itu bisa diakibatkan penurunan karung-karung beras yang menggunakan gancu.

“Kami sudah menyerahkan dua karung beras ke lurah sebagai sampel,” ujarnya.

Dia berharap, pemerintah lebih jeli dalam hal membantu masyarakat, jangan memberikan bantuan beras seperti itu, dan pihaknya meminta Bulog agar menarik atau mengganti beras yang tidak layak tersebut. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER