Viral Video Rapat Ricuh Hingga Ketua DPRD Bombana Cabut Badik

BOMBANA, SERUJI.CO.ID – Beredar video yang memperlihatkan suasana kericuhan saat rapat internal di kantor DPRD Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Rapat yang membahas soal evaluasi tahunan 2018 itu digelar pada Senin (7/1).

Tampak dalam video, Ketua DPRD Bombana Andi Firman menghunuskan sebuah badik (senjata khas Bugis) seraya berbicara keras. “Ini mau cari solusi atau cari masalah,” teriak Andi.

Juga tampak sejumlah peserta rapat melempar kursi dan botol air mineral.

Tindakan Ketua DPRD Bombana Andi Firman dan suasana kericuhan di ruang rapat tersebut kemudian viral di media sosial.

Andi Firman diduga emosi lantaran Wakil Ketua Dewan II menyela pertanyaan sebelum Sekretaris Dewan (Sekwan) menjawab pertanyaan dari seorang anggota dewan.

Andi tiba-tiba mencabut badik usai mendengar pertanyaan tentang gambaran alokasi anggaran di tahun 2018 dari Sudirman, anggota dewan dari Partai PBB.

Sebenarnya, pertanyaan Sudirman ditujukan kepada Sekwan. Namun sebelum dijawab oleh Sekwan, tiba-tiba Wakil Ketua DPRD Bombana Amiadin langsung menyela.

Hal tersebut diduga memancing emosi Andi hingga berdiri dan mengeluarkan badiknya.

Kericuhan di ruang rapat berhenti setelah Kapolsek Rumbia mendatangi lokasi.

Berikut video lengkapnya:

(SU05)

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.