Untuk Kalbar, Pertamina Tambah Pasokan Elpiji 68.320 Tabung

0
45
Elpiji
Pasokan elpiji 3 kg (bersubsidi/untuk masyarakat miskin)

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – PT Pertamina (Persero) menyatakan telah menambah sebanyak 68.320 tabung gas bersubsidi untuk wilayah Provinsi Kalimantan Barat, sehingga masyarakat tidak perlu panik.

“Kami imbau masyarakat tidak panik dengan membeli gas tabung tiga kilogram dalam jumlah banyak, karena saat ini stok gas bersubsidi aman,” kata Area Manager Communication and Relation Pertamina Alicia Irzanova, saat dihubungi di Balikpapan, Ahad (10/12).

Ia menjelaskan, penambahan pasokan gas bersubsidi tersebut dilakukan sejak awal Desember 2017, dan pihaknya akan memantau terus ketersediaannya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Kalbar.

“Dari data kami, kebutuhan normal gas tabung kilogram di Kalbar per hari sekitar 100 ribu tabung, sehingga dengan penambahan 68 ribu lebih tersebut, maka stok gas subsidi aman,” ujarnya pula.

Sedangkan untuk pasokan gas nonsubsidi atau tabung 12 kilogram dan Bright Gas 5,5 kilogram ditambah sebesar 20 persen dari kebutuhan normalnya.

“Kebutuhan normal Bright Gas 5,5 kilogram atau sebanyak 700 tabung per hari menjadi 840 tabung per hari, kemudian gas 12 kilogram sebanyak 1.400 tabung per hari menjadi 1.700 tabung per hari,” ujarnya pula.

Alicia mengimbau kepada masyarakat yang berhak atas gas tabung tiga kilogram atau gas bersubsidi untuk membeli di pangkalan agar sesuai HET (harga eceran tertinggi).

Selain itu, ia juga berharap kepada konsumen yang tidak berhak atas gas bersubsidi untuk menggunakan gas nonsubsidi untuk mendukung terwujud subsidi tepat sasaran.

Bagi konsumen yang tidak berhak atas gas bersubsidi seperti rumah tangga mampu dan restoran yang bukan usaha mikro, Pertamina sudah menyiapkan gas 12 kilogram, dan Bright Gas 5,5 kilogram serta gas 50 kilogram yang banyak tersedia pada agen-agen gas, SPBU, dan di minimarket.

Ia juga mengajak konsumen untuk beralih ke gas nonsubsidi dengan mengadakan program tukar tabung dari gas tiga kilogram ke Bright Gas 5,5 kilogram.

Setiap dua buah tabung gas tiga kilogram dapat ditukarkan dengan Bright Gas 5,5 kilogram dengan hanya menambah uang sekitar Rp 100 ribu (tergantung lokasi), dan penukaran satu tabung ditambah uang sekitar Rp 220 ribu (tertantung lokasi), untuk pembelian tabung baru beserta isi senilai sekitar Rp 300 ribu (tergantung lokasi) dan untuk isi ulang sekitar Rp 72 ribu. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

RUU Antiterorisme Atur Ancaman Teroris Libatkan Anak

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Anggota Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang tentang perubahan UU nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Dave Laksono mengakui ada pasal...

Persebaya Alami Krisis Lini Belakang

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kesebelasan Persebaya Surabaya mengalami krisis lini belakang saat menghadapi pertandingan "Derby Suramadu" melawan Madura United dalam laga pekan ke-10 Liga 1...
jokowi, joko widodo

RUU Terorisme Disahkan, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

KUNINGAN, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi memberikan tanggapan terkait Peraturan Presiden (Perpres) setelah disahkannya Revisi Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang. "Perpres akan membahas teknis, hanya...

Pansus: Pemerintah Keluarkan PP Usai RUU Terorisme Disahkan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Panitia Khusus revisi UU nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Muhammad Syafi'i meminta pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah...

DPR Setujui RUU Terorisme Jadi UU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Paripurna DPR pada Jumat (25/5) pagi menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas UU nomor 15 tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah...