Trans Sulawesi Amblas, Kendaraan Roda Empat Tidak Dapat Melintas

KONAWE, SERUJI.CO.ID – Jalan poros Trans Sulawesi yang menghubungkan antara Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan Kota Kendari, saat ini amblas.

Akibatnya jalan tersebut tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat dan terjadi kemacetan di jalan ini sepanjang puluhan kilo meter baik kendaraan roda dua dan empat.

Jalur tersebut merupakan akses transportasi darat satu-satunya yang harus dilalui oleh pengendara untuk menuju ke Kecamatan Sampara maupun dari Kecamatan Sampara menuju Kota Kendari.

Seperti yang dilansir dari Antara, Selasa (2/7), saat ini jalan tersebut hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua, namun saat melintasi jalan tersebut pengendara roda dua dibantu oleh warga setempat.

Longsor yang terjadi di jalan tersebut pada bagian sisi kanan jalan dari arah Kendari menuju Kabupaten Konawe dengan membentuk lubang besar kedalaman sekitar 5 meter panjang 25 meter.

Sari (25) warga setempat mengungkapkan, longsor tersebut terjadi sudah lama, namun tidak separah saat ini.

“Sebenrnya longsor di jalan ini sudah lama, cuma tidak separah sekarang ini, mungkin kerena hujan terus akhirnya jalannya rusak dan longsor dan dikikis sama air sungai,”, kata Sari, Selasa (2/7).

Akibat longsor tersebut, banyak warga yang berkumpul untuk melihat kondisi jalan tersebut.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi