Tokoh Tabalong Bentuk Komunitas Anti Radikal

TANJUNG – Para tokoh masyarakat, agama, pemuda dan adat di Kecamatan Muara Harus, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, membentuk komunitas anti radikal dan terorisme (Baharat) guna menangkal dan mencegah segala bentuk ancaman paham semacam itu.

Kapolsek Muara Harus Ipda I Nyoman Sudharma di Tanjung, Sabtu (5/8), mengatakan seluruh elemen masyarakat harus berkomitmen menanamkan jiwa dan sikap kepahlawanan, cinta tanah air dan bela negara.

“Kita perlu bertekad empat pilar kebangsaan sebagai pedoman dalam berbangsa dan bernegara,” jelas Nyoman.

Masing-masing Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Hal senada juga disampaikan Kanit Intelkam Polsek Muara Harus Brigadir Masrullah terkait perlunya mewaspadai adanya paham radikal terorisme yang masuk ke sejumlah daerah dengan cara menjunjung tinggi ideologi Pancasila dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Karena itu dengan terbentuknya komunitas ini diharapkan dapat berperan aktif dalam mencegah paham radikalisme serta menjadi sumber informasi terkait perkembangan kelompok radikal di Kecamatan Muara Harus khususnya dan Tabalong pada umumnya.

Selain itu bagi warga pendatang yang masuk ke suatu desa diharuskan melapor ke kepala desa atau ketua RT serta saling mengawasi keluarga kita supaya tidak mengikuti paham radikal. (Hrn)

Sumber:Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Isu Kuatkan Ekonomi Umat pun Disuarakan oleh TGB Zainul Majdi

Bagi dunia politik, apa beda politisi dengan pemimpin? Orientasi politisi adalah jabatan. Mereka hanya tamu di dunia politik karena datang dan pergi sesuai dengan menang atau kalah dalam pemilihan umum.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close