TNI AL Kerahkan Tim SAR Lantamal Bantu Evakuasi Korban KM Lestari Maju

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID – Komandan Pangkalan Utama TNI AL VI (Danlantamal VI) Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono mengerahkan Tim SAR Lantamal VI untuk membantu evakuasi korban KM Lestari Maju yang kandas di wilayah perairan Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (3/7).

Menurut Dwi dalam keterangan persnya, Selasa (3/7), pengerahan Tim SAR dari Lantamal VI terdiri dari unsur KRI Madidihang-855 (bantuan dari Koarmada II), KAL Suluh Pari I.6-60 dan Sea Rider serta dua Tim Marinir berangkat dari Dermaga Layang Mako Lantamal VI.

“Setelah menerima informasi dari pemerintahan setempat tentang adanya kejadian kecelakaan tenggelamnya KM Lestari Maju di sekitar wilayah perairan Kabupaten Selayar-Sulsel, kami sesegera mungkin mengirimkan beberapa unsur di jajaran Lantamal VI,” ungkapnya.

Dia mengatakan, KAL Suluh Pari I.6-60 beserta unsur KRI lainnya yang merupakan bantuan dari Koarmada II yaitu KRI Madidihang-855 yang telah melaksanakan PAM VVIP serta KRI Layang-805 yang sedang berada di posisi perairan kabupaten Barru untuk membantu pencarian korban tenggelamnya KMP Lestari.

Danlantamal VI juga mengharapkan kepada para pihak keluarga korban agar tetap bersabar selama masa pencarian korban tenggelam KM Lestari Maju ini.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin bersama Tim dari SAR setempat untuk menemukan para penumpang yang menjadi korban tenggelamnya kapal penumpang ini, jadi kepada seluruh keluarga korban agar tetap bersabar dan berdoa agar upaya yang dilakukan memperoleh hasil yang maksimal,” tambah Danlantamal VI.

Baca juga: Uang Rp30 Miliar Turut Hanyut Bersama Karamnya KM Lestari Maju

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan diketahui, Kapal Motor (KM) Lestari Maju yang mengangkut penumpang 139 orang sesuai jumlah manifes itu tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan karena kerusakan mesin.

KM Lestari Maju ini mengalami masalah sekitar pukul 13.40 Wita, karena kerusakan mesin di lambung kiri kapal. AkibaTnya air masuk ke dek lantai bawah di pantai.

Menurut dia, kondisi cuaca yang kurang bersahabat juga menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan laut itu. KM Lestari Maju yang sudah hampir mencapai Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar sekitar setengah jam lagi, mengalami naas di dekat sebuah pulau dan pantai di Desa Bungayya, Kecamatan Bonto Matene, Kabupaten Kepualauan Selayar.

Baca juga: Korban Meninggal KM Lestari Maju Bertambah Menjadi 12 Orang

Sementara dari informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba, Sulsel diketahui saat ini tim gabungan dari BPBD Sulsel, SAR, Polair dan Pemda Kabupaten Bulukumba dan Kepulauan Selayar tengah melakukan proses evakuasi untuk menyelamatkan penumpang yang terapung-apung di laut lepas dan sebagian disinyalir tenggelam karena tidak mendapatkan pelampung.

KM Lestari Maju memiliki kapasitas mengangkut 250 penumpang dan 40 unit mobil. Sementara data manifes kapal fery ini tercatat 120 penumpang yang turun di Pelabuhan Bira dan 139 orang penumpang yang naik ke kapal menuju Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel. (Ant/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dari Plot Pembunuhan Menuju Monarkhi Konstitusional di Arab Saudia

Aneka media luar dan dalam negeri dengan telanjang menggambarkannya. Tim 15 orang memutilasi, memotong korban ketika korban masih hidup. Suara melengking korban kesakitan yang luar biasa terdengar dan terekam.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER