Terkait Impor Beras, Pengamat: Kenapa Impor di Tahun Politik?

0
17
Petani panen padi
Petani panen padi (ilustrasi)

PALU, SERUJI.CO.ID – Achrul Udaya, pemerhati ekonomi di Palu, Sulawesi Tengah mengatakan pemerintah Jokowi-JK sebaiknya mempertimbangkan rencana untuk kembali mengimpor beras karena hal itu tidak menguntungkan petani.

Seharusnya, menurut Achrul, justru pemerintah memikirkan bagaimana memperkuat peran Bulog dan Koperasi yang ada di setiap daerah di Tanah Air untuk membeli gabah/beras petani dengan harga yang layak.

“Kitakan ini negara agraria yang seharusnya bisa memenuhi sendiri kebutuhan masyarakat dengan produksi petani. Bukan, sebaliknya setiap terjadi gejolak harga beras di pasaran, buru-buru pemerintah melakukan impor,” katanya.

Menurut Mantan Kepala Cabang PT Sucofindo itu, belum memungkinkan pemerintah mengimpor beras. Apalagi saat ini bertepatan dengan tahun politik.

“Ada apa dengan impor beras?,” tanya Achrul.

Berdasarkan data dari Kementerian Pertanian dan Perum Bulog bahwa cadangan beras nasional masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Memang di beberapa daerah saat ini harga beras merangkak naik. Kenaikan dipicu karena belum ada panen. “Kan panennya akan dimulai pada Februari-Maret 2018,” kata Achrul.

“Sebentar lagi di beberapa daerah, termasuk di Provinsi Sulteng akan panen. Menurut hemat saya, pemerintah sebaiknya tidak impor beras, sebab masa panen akan dimulai bulan depan,” ujarnya.

Pemerintah seyogyanya mendorong Bulog dan koperasi yang ada untuk membeli hasil panen petani untuk menjaga dan memenuhi kebutuhan nasional.

Menurut Fachrul, jika Bulog dan koperasi diberi peran lebih besar untuk pengadaan beras di setiap daerah,niscaya persediaan beras stok nasional akan terjaga dan harga beras di pasar tradisional maupun modern tidak akan merangkak naik seperti yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

Selain itu, peran satgas pangan agar lebih didorong untuk mengawasi distribusi dan harga beras di tingkat pengecer agar para pelaku pasar tidak seenaknya menaikan harga sepihak.

“HET sudah ada. Kalau ada pelaku pasar menaikan seharusnya di tindak tegas,” kata Achrul yang juga Sekretaris DPD APINDO Provinsi Sulteng itu.

Asalkan, kata dia, satgas pangan benar-benar melakukan tugasnya sebagaimana tanggungjawab yang telah diberikan pemerintah.

“Kalau peran satgas dilakukan dengan sunguh-sungguh, pelaku pasar tidak akan berani menimbun stok dan menaikan harga, sebab mereka bisa dikenakan sanksi berat,” pungkas Achrul. (Ant/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Gempa Banten

PMI Sukabumi Siapkan Tim Evakuasi Korban Gempa

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyiapkan tim evakuasi korban gempa bumi pascabencana gempa tektonik yang berpusat di Kabupaten...
China International Import Expo

Durian Sumut Pasar Potensial di China International Import Expo

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Durian asal Sumatera Utara merupakan buah yang sangat potensial dipromosikan di Tiongkok. Sumut dapat memanfaatkan penyelenggaraan China International Import Expo (CIIE) di...
gempa di banten

Gempa Banten Terasa Hingga Garut

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Guncangan gempa tektonik berkekuatan 6,4 skala Richter di Barat Daya Lebak, Banten, terasa hingga wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (23/1)...
Pilgub Jatim 2018

Tim Koalisi Parpol Akan Gelar Rakor Strategi Pemenangan Khofifah-Emil

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai pendukung pasangan Khofifah-Emil dalam waktu dekat akan menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk membahas strategi pemenangan pasangan Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim...
Gempa Banten

Gempa Tektonik di Lebak Hancurkan 311 Rumah

LEBAK, SERUJI.CO.ID - Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, hingga menghancurkan sebanyak 311 rumah tersebar di 12 kecamatan. Pusat gempa...
loading...

Abu Dzar al Ghifari, Kemilau di Antara Sarang Penyamun

Abu Dzar al Ghifari merupakan salah satu sahabat yang pertama memeluk islam yang disebut “assabiqunal awwalun”. Dia berasal dari bani Ghifar, sebuah suku yang...

Presiden lupa dengan janji-janjinya, Abai terhadap Rakyatnya

(Lupa Menyebabkan Manusia Abai akan Akhirat) Pada dasanya, manusia itu “pelupa”. Inilah sebabnya, Allah memerintahkan kepada orang beriman untuk menulis perjanijan di antara mereka, dengan...
Pariwisata Bali

Sisi Lain Pariwisata Bali

Ketika mendengar nama Bali, orang akan membayangkan pantai Kuta yang Indah dengan para bule berjemur memakai bikini. Ditengah hamparan pasir pantai yang landai dan...