Terjaring Razia, 24 ABG Yang Hendak Tawuran di Sanksi Baca Al-Quran

1
77
Ilustrasi.

BANJARMASIN – Sebanyak 24 Anak Baru Gede (ABG) yang terjaring razia karena diduga hendak melakukan tawuran diberikan sanksi untuk membaca Al-Quran dan menghafal empat surah saat menjalani pembinaan di Polresta Banjarmasin.

“Mereka kami lakukan pembinaan dengan cara membaca Al-Quran dan kebetulan semua anak-anak itu muslim,” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana Sik di Banjarmasin, Minggu (11/6), sebagaimana dilansir Antara.

Dia mengatakan, pembinaan terhadap para ABG itu dilakukan di halaman Polresta Banjarmasin, pada Minggu pagi, sekitar pukul 07.00 WITA sampai dengan pukul 12.00 WITA.

“Mereka semua membaca Al-Quran dan menghafal empat surah secara bersama-sama,” ucap alumni Akpol angkatan 1993 itu.

Kapolresta Banjarmasin juga mengatakan tujuan dari pembinaan itu adalah agar bertambahnya pengetahuan anak-anak itu tentang hukum, mengingatkan kembali tentang cara membaca Al-Quran dan mencegah anak-anak tersebut melakukan kenakalan remaja.

Usai dilakukan pembinaan di Polresta Banjarmasin, anak-anak tersebut tidak langsung dipulangkan melainkan diantar ke rumah singgah Dinas Sosial Kota Banjarmasin yang berlokasi di Jalan Gubernur Soebarjo, lingkar selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

“Puluhan ABG itu usai kami lakukan pembinaan selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial agar diberikan lagi pembinaan tambahan,” tuturnya.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana mengimbau kepada orang tua agar lebih ekstra lagi dalam melakukan pengawasan terhadap anaknya. “Cari bila anak belum pulang ke rumah sebab kalau terjadi sesuatu di luar penyesalan pun tidak ada gunanya,” katanya.

Untuk diketahui 24 ABG itu terjaring razia saat hendak melakukan tawuran di Jalan RK Ilir Banjarmasin Selatan, pada Minggu dini hari, sekitar pukul 02.30 WITA. (Hrn)

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...