Tak Punya Rumah, Warga Seruyan Terpaksa Tinggal di Kandang Ayam

1
123
Kandang ayam

KUALA PEMBUANG, SERUJI.CO.ID – Nuryana (35), warga Sungai Mitak Desa Persil Raya, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah terpaksa tinggal di bekas kandang ayam karena tidak punya rumah.

Nuryana (35) saat dikunjungi di kediaman di Desa Persil Raya, Ahad (1/4), mengaku sudah kurang lebih tiga tahun tinggal di gubuk bekas kandang ayam milik keluarganya.

“Sudah kurang lebih tiga tahun saya tinggal di tempat ini,” ucapnya saat ditemui di gubuk bekas kandang ayam berukuran 2×3 meter tersebut tinggal bersama anak perempuannya Halimah (15), yang saat ini duduk di bangku kelas tiga SMP.

Meski ukurannya sangat sempit, namun di situ menjadi tempat Nuryana memasak dan anaknya belajar mengerjakan PR sekolah. Panci, kompor, baju hingga buku pelajaran menyatu menjadi satu.

Sedang untuk kebutuhan mandi cuci kakus (MCK), Nuryana beserta anaknya memanfaatkan Sungai Seruyan yang tidak jauh dari tempat mereka tinggal.

Nuryana menceritakan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia melakukan pekerjaan yang tidak menentu. Terkadang mengambil upah menanam padi hingga mencarikan sayur untuk orang.

“Penghasilan tidak menentu paling banyak Rp30 ribu sehari, itu sudah besar,” katanya.

Meski demikian, ia mengaku masih merasa beruntung karena tidak dibebankan biaya apa pun untuk bisa tinggal di gubuk tidak layak huni tersebut. Kecuali biaya penerangan satu buah lampu yang dibayar semampunya.

Dengan kondisi serba sulit, Nuryana juga mengaku tidak terlalu berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah. Ia hanya fokus bekerja apa saja untuk membiayai kebutuhannya sehari-hari serta keperluan sekolah anaknya.

“Saya hanya berusaha, karena setiap hari anak saya juga perlu uang jajan di sekolah,” katanya.

Sementara, seorang kerabat Nuryana, Misba mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami Nuryana beserta anaknya.

Ia mengakui, bekas kadang ayam miliknya yang didiami Nuryana tersebut memang tidak layak huni. Namun, kadang ayam itu sudah beberapa kali diperbaiki karena hanya ditopang oleh tiang dari kayu seadanya. (Ant/SU02)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Telur ayam naik

Heboh Soal Telur Naik: Mendag Tuding Piala Dunia, Mentan Sebut Karena Musim Haji

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Harga telur yang naik tinggi belakangan ini, sampai menyentuh Rp30 ribu perkilogram jadi perbincangan di tengah masyarakat. Bukan hanya karena tingginya...
Caleg

Terkait Menteri Nyaleg, Gerindra: Sebaiknya Mundur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria menyarankan menteri-menteri yang menjadi calon anggota legislatif untuk Pemilu 2019 mundur dari jabatannya...

Terkait Pencalegan Kapitra lewat PDIP, Habib Rizieq: Jangan Lagi Ada di Kapal Kami

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Habib Rizieq Shihab telah mengeluarkan seruan yang tegas agar umat Islam tidak berhubungan dan mendukung partai-partai penista agama pada pemilu 2019....

Tiga Menteri PKB Nyaleg, Kata Cak Imin Tak Akan Ganggu Pemerintahan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yakin bahwa tiga menteri dari PKB yang mencalonkan...
Telur ayam naik

Di Banjar, Harga Daging dan Telor Ayam Melonjak Tinggi

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID - Harga telur ayam dan daging ayam di pasar Banjar, Jawa Barat, mengalami kenaikan harga. Berdasarkan pantauan di pasar Banjar Jumat...