Sulut Target Tingkatkan Ekspor Pala ke Uni Emirat Arab

MANADO, SERUJI.CO.ID – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menargetkan peningkatan ekspor komoditas pala ke Uni Emirat Arab (UEA).

“Memang pasar Uni Emirat Arab sudah beberapa kali melakukan permintaam bunga pala asal Sulut, namun akan ditingkatkan lagi,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Jenny Karouw di Manado, Ahad (11/3).

Jenny mengatakan hal ini dilakukan karen melihat potensi pasar di negar teraebut masih terbuka lebar untuk komoditas pala Sulut.

Jenny mengatakan bunga pala sangat diminati oleh masyarakat Arab karena akan dibuat sebagai rempah-rempah, aroma terapi dan bahan baku farmasi.

Produk turunan pala memang sangat diminati masyarakat di Asia, Eropa, Amerika maupun Afrika, sehingga diharapkan hal ini, mampu dimanfaatkan petani.

“Diharapkan para petani mampu memanfaatkan hal ini dengan meningkatkan kualitas produksi,” katanya.

Hal ini karena kualitas produk turunan pala asal Sulut memiliki kualitas yang tinggi. Sehingga produk pala asal Sulut memenuhi 70 persen permintaan pasar dunia.

Produk pala asal Sulut, katanya, sudah sangat diakui dunia sehingga permintaan dari berbagai negara terus berdatangan.

Sedangkan sentra produksi pala dan turunannya berada diKepulauan Sitaro di Sulut.

“Karena memang tanah di sana cocok untuk ditanami pala,” ungkapnya.

Disperindag terus memfasilitasi agar para eksportir mampu mendapatkan pasar baru dalam memasarkan komoditas unggulan Sulut. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.