Stok Obat Tersedia Layani Pengungsi Korban Gempa Lembata

0
30
Gunung Ile Lewotolok
Gunung Ile Lewotolok. (Foto: PVMBG-BG-KESDM)

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur mengklaim stok obat-obatan tersedia untuk dimanfaatkan bagi pelayanan kesehatan warga korban gempa bumi di lokasi pengungsian.

“Untuk saat ini masih sangat tersedia dan bahkan kemarin pemerintah melalui dinas kesehatan sudah lakukan pemeriksaan kepada semua pengungsi yang mendiami lokasi pengungian di bekas Rumah Jabatan Bupati Lembata,” kata Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday dari Lewoleba ibu kota Kabupaten Lembata, Kamis (12/10).

Meskipun stok obat-obatan masih sangat tersedia, namun Pemerintah Kabupaten Lembata terus melakukan upaya menambah stok, untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan di waktu yang akan datang.

Pemerintah Kabupaten Lembata mengevakuasi sejumlah warga di beberapa lokasi di daerah itu yang telah terdampak reruntuhan material bebatuan dari Gunung Ile Lewotolok sebagai akibat guncangan gempa bawah laut yang terjadi hingga Rabu (11/10) kemarin.

Warga yang dievakuasi ada sebagian ditempatkan di Kantor Camat Ile Ape dan sebagian ditempatkan di bekas rumah jabatan Bupati Lembata di Lewoleba.

“Ada juga sebagiannya dijemput keluarga masing-masing dan tinggal di rumah keluarga yang aman,” katanya.

Yang saat ini mendiami lokasi pengungsian di Kantor Camat Ile Api sebanyak 224 orang dan yang berada di bekas Rumah Jabatan Bupati Lembata berjumlah 316 orang.

Bantuan darurat berupa makanan dan obat-obata terus dilakukan. Bahkan secara kelembagaan pemeriksaan kesehatan bagi para pengungsi juga telah dilakukan oleh petugas medis dan para dokter dari RSUD Lewoleba.

“Ya pemeriksaan kesehatan sudah dilakukan Rabu kemarin untuk pengungsian di bekas Rumah Jabatan Bupati Lembata,” katanya.

Pemeriksaan berpola ‘screanning’ itu langsung dipimpin Direktur RSUD Lewoleba dengan para dokter dan paramedis lainnya bagi anak-anak dan orang dewasa.

1
2
BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

imunisasi bayi

Difteri Mewabah, Inilah Upaya Pemerintah Lampung

BANDARLAMPUNG, SERUJI.CO.ID - Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae kini sedang menjadi perhatian serius pemerintah, dari pusat hingga daerah untuk melakukan pencegahan dan pengobatannya. Provinsi...
Setya Novanto dan KPK

Setnov Hadiri Sidang Perdana Pembacaan Dakwaan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR Setya Novanto menghadiri sidang perdana pembacaan dakwaan kasus dugaan tindak pidana korupsi KTP-elektronik (KTP-el) di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)...
Satgas Pangan sidak harga sembako

Pedagang Naikkan Harga Sepihak, Polres Akan Tindak Tegas

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Polres Cianjur, Jawa Barat, akan menindak tegas agen dan pedagang yang bermain menaikkan harga secara sepihak sehingga berdampak terhadap keresahan di...

KANAL WARGA TERBARU

KH. Luthfi Bashori

Jangan Makan Daging Biawak

Konon, di Mina pada kisaran tahun 1990-an, saat berlangsung ibadah mabit dan lempar Jumrah di musim haji, banyak sekali para pendatang dari berbagai daerah...
Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...