Siswa Akui Soal UNBK Cukup Menguras Pikiran

PALU, SERUJI.CO.ID – Sejumlah siswa peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kota Palu yang mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia di hari pertama cukup menguras pikiran.

“Soalnya gampang-gampang susah,” kata Icha, salah seorang siswa pada salah satu SMA Negeri di Palu, Senin (9/4).

Ia mengaku pelajaran Bahasa Indonesia yang diujikan pada hari pertama pelaksanaan UNBK tingkat SMU dan sederajat membutuhkan kehati-hatian saat dikerjakan.

“Jika kosentrasi penuh membaca dan memahami soal, terasa cukup mudah untuk dijawab,” kata dia.

Hal senada disampaikan Dewi, salah seorang siswa di SMU Negeri 3 Palu yang mengaku soal Bahasa Indonesia cukup menguras pikiran meski itu bahasa bangsa sendiri.

Baca juga: Kemdikbud Targetkan UNBK 100 Persen Tahun 2019

“Terus terang saja, saya sempat berkeringat dingin saat menghadapi soal ujian ini,” kata dia.

Namun demikian ia bisa mengerjakan soal sampai selesai sebelum batas waktu yang ditetapkan panitia penyelenggara UNBK dan optimistis hasilnya juga bagus.

Kedua siswa ini mengatakan bahwa hari pertama pelaksanaan UNBK di sekolah mereka berjalan lancar. Tidak ada masalah dengan listrik dan jaringan internet normal.

Pelaksanaan UNBK di Palu dipantau langsung oleh Gubernur Sulteng H Longki Djanggola bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta pihak panitia penyelenggara UNBK tingkat provinsi Sulteng.

Gubernur Sulteng Longki sempat mengunjungi tiga sekolah pada hari pertama UNBK. Sekolah yang dikunjungi gubernur antara lain SMU Negeri 1, SMU Negeri 2 serta MA Negeri Palu.

Sesuai jadwal UN yang berlaku secara nasional, ujian hari pertama Senin (9/4) mata pelajaran Bahasa Indonesia, Selasa Matematika, Rabu Bahasa Inggris dan Kamis mata pelajaran pilihan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.