“Sekolah Inisiatif” Diresmikan, Anak-anak Lombok Kembali Belajar dengan Nyaman


LOMBOK, SERUJI.CO.ID – Pada masa recovery gempa Lombok, berbagai upaya dilakukan untuk merehabilitasi kondisi, salah satunya pemulihan sarana pendidikan. PKPU Human Initiative (PKPU HI) bersama PT. Paragon (Wardah) membangun Sekolah Darurat tepatnya di Dusun Wadon, Desa Kekait, Kec. Gunung Sari, Kab. Lombok Barat, NTB.

Sekolah yang dibangun sejak 1,5 bulan yang lalu tersebut, pada Kamis (4/10) telah diresmikan oleh Presiden PKPU Human Initiative, Agung Notowiguno.

“Kami menyebutnya ‘Sekolah Inisiatif’, dibangun atas dasar inisiatif bersama untuk memulihkan kembali sarana Pendidikan pasca gempa yang lalu. Anak-anak kita harus kembali belajar dengan nyaman,” ungkap Agung dalam sambutannya.

Hadir dalam peresmian tersebut, Vice President PKPU HI Sri Adi Bramasetia, GM Empowerment PKPU HI Ferry Suranto, dan Misbah selaku Kepala Sekolah.

“Termakasih kepada PKPU HI dan PT Paragon yang sudah membangun sekolah kami lagi. Anak-anak senang bisa kembali belajar,” ungkap Misbah.

Juga hadir dalam peresmian tersebut Kepala Dusun Gunung Sari Muzakir, dan Kepala UPT Dikbud Kec. Gunung Sari Dra. Hj Laela Sarwatun, M.Pd.

Sementara GM Empowerment PKPU HI, Ferry Suranto menerangkan bahwa target awal akan dibangun 5 sekolah inisiatif di Lombok.

“Saat ini, sedang terbangun juga 1 sekolah inisiatif di desa Sembalun Bumbung kecamatan Sembalun,” terang Ferry.

Sekolah Inisiatif ini merupakan salah satu program lanjutan PKPU Human Initiative pasca tanggap bencana gempa Lombok. Data departemen pendidikan, tercatat 606 sekolah rusak akibat gempa.

PKPU Human Initiative membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat, instansi ataupun perusahaan untuk bersama-sama membangun Sekolah Inisiatif untuk Lombok. (PKPU/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Zero Black Out, Mampukah PLN?

Black out tidak disebut secara eksplisit. Hanya menjadi bagian jabaran risiko produksi/operasi yaitu kerusakan peralatan. Inilah  masalah pokoknya. Sesuatu yang berakibat fatal tidak diidentifikasi secara cukup dalam dokumen rencana stratejik jangka panjang PLN.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close