Seekor Hiu Paus Dekati Pantai Bone Bolango

GORONTALO, SERUJI.CO.ID – Seekor hiu paus (Rhyncodon typus) sejak pekan lalu hingga Senin mendekati perairan pantai Desa Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

“Hari ini terlihat satu ekor hiu paus berenang di perairan dekat bibir pantai,” ujar salah seorang warga, Arfan Napu, Senin (7/5).

Ia mengungkapkan, hiu paus mulai terlihat sejak hari Kamis (3/5) hingga hari ini.

“Bahkan pada hari Sabtu (5/5), dua ekor hiu paus berenang di perairan sini,” kata diai.

Arfan mengatakan, agar hiu paus tidak pergi, ia bersama warga lainnya menebar makanan yaitu kepala udang.

“Beberapa hari yang lalu sudah ada pengunjung yang datang dari Jakarta untuk melihat hiu paus ini,” ucapnya.

Ia berharap, hiu paus yang datang secara musiman itu dapat lebih berlama-lama di perairan itu agar geliat pariwisata dapat ramai lagi, dan kembali meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

“Untuk sewa perahu untuk melihat hiu paus pun harga masih sama seperti dulu, yaitu Rp15 ribu per orang, dan makanan kepala udang Rp10 ribu per bungkus,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung asal Jakarta, Devyani Anggraini mengaku senang dan bahagia bisa melihat hiu paus dari dekat.

“Ini pertama kali saya melihat hiu paus, selain bisa dekat dan memotret, kita juga bisa memberi makan secara langsung,” ungkap dia.

Ia berharap bisa kembali datang ke Gorontalo dan melihat hiu paus serta menikmati wisata bahari Gorontalo lainnya. (Ant/SU02)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bangsa Gagal Nyintesis

Tragedi Lion JT-610: Urgensi Audit Maskapai Airline untuk Keselamatan Penerbangan

"Secara juridis bila terjadi suatu kecelakaan (accident) pesawat udara dalam kegiatan penerbangan maka Pemerintah juga dapat ditarik menjadi pihak yang harus bertanggungjawab sebagai suatu perbuatan kelalaian dalam melaksanakan kewajiban hukum" -Prof Dr Hasim Purba, SH.MHum

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER