Ribuan Perusahaan Sulut Belum Terdaftar BPJS-TK

0
20
BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan

MANADO, SERUJI.CO.ID – Ribuan perusahaan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) belum terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Provinsi Sulut Erny Tumundo, Selasa (12/12) mengatakan hingga saat ini masih ada sekitar 1.700 perusahaan dan badan usaha yang belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan Sulut.

Dia mengatakan masih banyak pemberi kerja yang belum mendaftarkan pekerja atau karyawan di BPJS Ketenagakerjaan.

“Dari catatan kami masih ada sekitar 1.700-an perusahaan dan juga badan yang belum tercover perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Tumundo.

Seharusnya, kata dia, sejumlah perusahaan tersebut harus mengikutsertakan para pekerjanya dalam BPJS Ketenagakerjaan dan kesehatan, karena telah diamanatkan undang-undang.

“Jadi pada Undang-Undang Nomor 24 tahun 2011 pada pasal 14 bunyinya setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia, wajib menjadi Peserta program Jaminan Sosial. Karena itu bagi perusahaan ini sifatnya wajib,” jelasnya.

Karena itu, katanya, kedepannya pihaknya akan memperluas sosialisasi kepada perusahaan dan pekerja terkait pentingnya tergabung dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

“Jadi di 2018 kami akan dorong semua perusahaan untuk melindungi pekerjanya lewat BPJS, dengan memperbanyak sosialisasi dan kegiatan serta kegiatan yang dilaksanakan Disnaker. Sebab hal ini juga telah diperkuat Peraturan Gubernur Sulut Nomor 43 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Jaminan Sosial,” paparnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sulut Asri Basir mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Disnaker untuk menjaring perusahaan yang belum mendaftarkan pesertanya. Salah satunya dengan memberi surat pada pemberi kerja.

“Di Manado sendiri kami sudah mengeluarkan sekitar 2.000-an surat yang disebar di setiap toko-toko. Tapi kebanyakan jika diundang yang datang hanya perwakilan saja sehingga informasi tidak sampai hingga ke pimpinan,” katanya.

Disisi lain, katanya, terkait pemahaman informasi para pemberi kerja di Manado pada dasarnya sudah mengetahui tentang pentingnya program BPJS. Hanya saja lanjutnya banyak yang tak menghiraukan hal itu.

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....