Ribuan Anjing di Gorontalo Utara Divaksin Rabies

GORONTALO, SERUJI.CO.ID – Ribuan ekor anjing di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, mendapatkan vaksinasi untuk mengantisipasi penyebaran virus rabies di daerah itu.

“Sejak Januari 2018 sampai sekarang vaksinasi masih berlangsung, dan mencapai 4.000 anjing telah diberi vaksin,” kata Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Gorontalo Utara, drh Lely Umi Wakhidah di Gorontalo, Jumat (1/6).

Disnakeswan Gorontalo Utara menargetkan seluruh hewan penular rabies (HPR), yakni anjing, kera dan kucing mendapatkan vaksinasi.

Dalam melaksanakan vaksinasi pada HPR, kata dia, masih dihadapkan kendala minimnya kesadaran masyarakat untuk menyerahkan langsung hewan peliharaannya untuk vaksin.

Padahal kasus gigitan anjing atau hewan berpotensi menyebarkan virus rabies di daerah itu, cukup tinggi.

Kendala lainnya, kondisi geografis daerah itu pun kata Lely, menjadi tantangan utama bagi petugas untuk melakukan vaksinasi rabies.

Mengingat seluruh kecamatan didominasi wilayah perbukitan yang menyulitkan petugas melakukan penangkapan hewan-hewan liar berpotensi penular virus rabies.

Dengan kondisi itu, pihak Disnakeswan Gorontalo Utara belum bisa memastikan berapa populasi anjing, kera dan kucing yang ada di daerah itu.

“Kegiatan vaksinasi rabies akan terus dilakukan dan hewan liar yang sudah divaksinasi diberi tanda khusus, agar tidak mendapatkan vaksinasi berulang mengingat banyak juga anjing dan kucing yang berkeliaran di wilayah perbukitan maupun pemukiman penduduk,” ujarnya.

Pihak Disnakeswan terus berupaya mengerahkan para petugas lapangan untuk melakukan vaksinasi rabies, sebagai upaya meminimalisasi gigitan HPR.

Kepala Seksi Penyakit Menular Dinas Kesehatan setempat, David Kum mengatakan, pada tahun 2017 ada 118 kasus gigitan anjing penular rabies, dan dua kasus diantaranya menyebabkan korban gigitan meninggal dunia akibat rabies atau disebut “lyssa”.

Sementara untuk tahun 2018 ini, belum ada laporan kasus gigitan anjing.

“Kita berharap tidak terjadi kasus gigitan apalagi hingga menyebabkan kematian,” ujar David. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Indonesia Darurat Keadilan