Rawan Tak Nyoblos Pilkada, Pembuatan KTP-el di Jayawijaya Butuh Tiga Tahun

0
9

WAMENA, SERUJI.CO.ID – Pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua memakan waktu dua hingga tiga tahun, demikian keluhan kepala distrik yang diterima komisi pemilihan umum (KPU) setempat.

Ketua KPU Jayawijaya Adi Wetipo di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Selasa (13/2), mengatakan dari pertemuan bersama kepala-kepala distrik, mereka menyampaikan bahwa akibat perekaman dilakukan terpusat di dinas kependudukan dan pencatatan sipil, sehingga terjadi penumpukan data warga yang hendak membuat identitas diri.

“Harapan kami mungkin bisa dikembalikan perekaman kepada distrik seperti waktu lalu. Itu jauh lebih bagus daripada sekarang kita tumpuk di satu tempat yang akibatnya dua sampai tiga tahun juga KTP-nya belum ada. Ini keluhan dari kepala-kepala distrik kemarin,” katanya.

KPU mengharapkan pemerintah melihat hal itu sebab jika pencetakan KTP-el yang memakan waktu bertahun-tahun ini masih berlangsung hingga pemilihan kepala daerah Jayawijaya tanggal 27 Juni maka banyak warga tidak memiliki KTP-el.

“Bagaimana warga yang punya hak memilih mau ikut memilih kalau KTP-nya tidak ada,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh KPU dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jayawijaya, persoalan lambatnya perekaman dan pencetakan itu karena minimnya staf dan beberapa alat yang digunakan sudah rusak.

“Kami juga dorong kepada DPRD karena yang punya kepentingan langsung inikan teman-teman di DPRD. DPRD itu ada karena suara rakyat, tetapi juga mereka itu adalah orang-orang partai yang duduk di legislatif,” katanya.

Banyaknya warga yang belum memiliki KTP-el, menurut dia, juga berdampak terhadap pemulu legislatif yang akan dilakukan pada tahun 2019 mendatang. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
limbangan menggugat

Aliansi Limbangan Tuntut Pemkab Hentikan Pendirian Pabrik di Garut

GARUT, SERUJI.CO.ID - Ratusan warga yang tergabung dalam "Aliansi Limbangan Menggugat" berunjuk rasa di Alun-Alun Blubur, Kecamatan Limbangan, Garut, Jawa Barat, Jumat (23/2). Mereka...
Wader Trowulan

Makan di Warung Wader Sederhana, Gus Ipul Kagumi Ragam Kuliner Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyempatkan diri menikmati sambel wader khas Majapahit di "Warung Mbak...

Bhayangkara FC Yakin Dengan Kemampuan Tim Mereka

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Juara GoJek Traveloka Liga 1 Bhayangkara FC merasa yakin dengan kemampuan tim yang dianggap dapat melalui jadwal padat di kompetisi sepanjang...
pencabulan siswa

Sistem Rekrutmen Guru Salah Satu Penyebab Kasus Kekerasan Pada Siswa

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ketua Dewan Pendidikan Surabaya (DPS), Martadi mengatakan bahwa kasus kekerasan pada siswa dapat terjadi karena banyak aspek, salah satunya sistem rekrutmen...

DPR Sudah Terima Usulan Calon Gubernur BI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan DPR RI sudah menerima surat dari Presiden Joko Widodo perihal usulan calon Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2018-2023. Anggota Komisi XI DPR...
loading...
DANUR

‘Metamorfosis UPK PPK-PNPM Mandiri Perdesaan menjadi BUMDesa Bersama’

Unit Pengelola Kegiatan (UPK) merupakan bentukan Pemerintah Pusat melalui Program Pengembangan Kecamatan (PPK) sejak Zaman Presiden Habiebie (1998) Program Padat Karya yang bertujuan memberdayakan...

Mahasiswa Siap Amankan Pilkada Jatim

Surabaya - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jawa Timur mengajak mahasiswa di wilayah itu menyukseskan Pilkada damai melalui sebuah acara yang dikemas "cangkrukan" di Mapolda...
Al Battani

Penemu Kala Revolusi Bumi Ternyata Muslim

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari pada orbitnya. Revolusi bumi ini bisa terjadi akibat tarik menarik antara gaya gravitasi bumi dengan gaya gravitasi...