Program 1.000 Masjid Polda Untuk Menangkal Radikalisme


GORONTALO, SERUJI.CO.ID – Polda Gorontalo menjalankan Program 1.000 Masjid, salah satu cara untuk menangkal radikalisme seluruh wilayah di Provinsi Gorontalo.

Kapolda Gorontalo, Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Rachmad Fudail menjelaskan program itu dilakukan agar masyarakat mendapatkan ajaran agama yang benar.

“Karena masih saja ada ajaran yang tidak memberikan hal yang baik, seperti mempengaruhi warga untuk berbuat radikal, antipati kepada pemerintah serta Pancasila,” ungkapnya, Kamis (28/12).

Ia menegaskan, Polri hadir di tengah masyarakat untuk memberikan berbagai penyuluhan serta sosialisasi, agar masyarakat tidak salah paham.

Sementara itu Kabid Humas Polda Gorontalo, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wahyu Tri Cahyono menambahkan program tersebut digelar setiap minggu dengan melibatkan 20-30 personil Sabhara Polda.

“Setiap minggu personil turun ke masjid-masjid di setiap kecamatan untuk melaksanakan iktikaf secara bergantian, kegiatan itu dimulai sejak siang hingga malam hari,” jelasnya.

Bentuk kegiatan dari program itu adalah salat berjamaah, mengaji, serta tausiyah yang juga berisikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terkait penyebaran radikalisme dan imbauan lainnya.

“Target dari program ini adalah dengan mendatangi seluruh masjid yang ada di Provinsi Gorontalo, selain dari personil Polri, kita juga bersama prajurit TNI melaksanakan kegiatan ini secara bergantian di masjid yang ada di Polres maupun di Kompi dan batalyon,” pungkasnya. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close