Premium Langka, DPRD akan Panggil Pertamina

AMBON, SERUJI.CO.ID – DPRD Kota Ambon akan mengundang PT. Pertamina Persero Cabang Ambon untuk meminta keterangan terkait pembatasan stok premium di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di ibu kota provinsi Maluku itu.

“Kami akan mengundang Pertamina untuk memberikan keterangan, sebab DPRD mencurigai ada permainan tingkat tinggi di balik terbatasnya stok premium di semua SPBU di Kota Ambon,” kata Jusuf Latumeten, Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon yang juga Sekretaris Fraksi Demokrat.

Ia menyatakan dirinya melihat sendiri betapa setiap hari pada jam-jam tertentu pasti terjadi antrean panjang kendaraan roda dua maupun empat di SPBU, untuk menunggu giliran membeli premium.

“Setelah dilakukan pengecekan di lapangan ternyata semua SPBU itu mempergunakan waktu yang tidak maksimal dalam melayani konsumen,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pada pagi hari SPBU melayani konsumen yang membeli premium selama dua jam, dan pada sore hari juga demikian.

Karena itu, kelihatan jelas sekali bahwa BBM jenis premium dijual terbatas, dan ini dampak dari kebijakan Pertamina mengurangi jatah pengiriman per hari untuk setiap SPBU.

Jusuf menambahkan, informasi dari pihak pengusaha SPBU, selama ini jatah setiap SPBU untuk premium sebanyak 25 kilo liter (KL), namun belakangan ini Pertamina sudah menguranginya menjadi 10 KL.

“Apakah tindakan ini sengaja dibuat Pertamina agar premium langka dan akhirnya masyarakat harus beralih ke pertalite, sebenarnya bisa disampaikan terus terang saja, jangan akal-akalan,” ujarnya.

Dari sisi ekonomis mobil-mobil penumpang (angkutan dalam kota) tidak mungkin membeli pertalite tetapi membeli premium yang harganya lebih murah.

“Mari kita lihat persoalan yang ada, jangan mau menang sendiri, nanti saya akan tunggu dalam pertemuan dengan komisi yang diagendakan dalam minggu ini juga,” kata Jusuf. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Ghazwul Fikri dan Media