Poso Diguncang Gempa 5,1 SR

0
15
Gempa
Ilustrasi pencatatan kekuatan gempa.

PALU, SERUJI.CO.ID – Kabupaten Poso di Sulawesi Tengah kembali diguncang gempa bumi berkekuatan 5,1 SR pada Jumat (3/11) dini hari, kata pejabat berwenang di daerah ini, Petrus Demon Silli.

“Koordinat episenter pada 132 Lintang Selatan dan 120 Bujur Timur atau tepatnya di darat pada jarak 11 km arah Selatan Kalora, Kabupaten Poso pada kedalaman sekitar 12 km,” kata Petrus di Palu, Jumat.

Guncangan gempa, kata dia, dirasakan cukup kuat di Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir dalam skala intensitas IISIG-BMKG (IV MMI).

Ia juga mengatakan gempa tersebut juga dirasakan di Parigi dan Lembah Napu sekitar IV MMI dan Kota Palu III MMI.

Saat terjadi gempa, rata-rata warga yang belum tidur berhamburan keluar rumah untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan menimpa dan mengancam keselamatan mereka.

Dia menjelaskan jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang melanda Kabupaten Poso dan dirasakan di sejumlah wilayah di Sulteng itu, merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

Diduga kuat gempa bumi menggucang Poso sekitar pukul 00.02, 17 WIB tersebut Sesar Sausu, tepatnya ujung selatan dari Sesar Sausu. Sesar Sausu terletak di zona basin.

Sudah tepat jika mekanisme sumber hasil analisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukan gempa ini dipicu penyesaran turun/normal fault.

Hingga kini, kata Petrus hanya satu kali terjadi gempa susulan dengan kekuatan lemah 2,9 SR.

Menjawab pertanyaan, Petrus mengatakan belum ada informasi dampak ditimbulkan dari gempabumi yang mengguncang Kabupaten Poso pada Jumat dinihari itu.

Data BMKG Palu menyebutkan gempabumi berkekuatan 6,6 Skala Richter pernah mengguncang Kabupaten Poso dan getarannya terasa di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah pada 29 Mei 2017 mengakibatkan tiga warga luka ringan.

Ketiga korban yang cidera itu adalah Hj Pakuna (70) warga Desa Alitupu, Kecamatan Lore Utara luka di bagian kepala, Nurmawati (30) juga warga Desa Alitupu dan Rika (laki-laki) berusia 50 tahun asal Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara.

Para korban rata-rata mengalami luka di bagian kepala karena tertimpah batubata bangunan rumah tinggal sendiri.

Gempa tersebut juga mengakibatkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan, bahkan ada rumah tinggal roboh karena guncangan keras.

Rumah yang roboh milik Serka Mustang, anggota Koramil 130/07-01 Poso yang terletak di Kelurahan Bonesompe, Kecamatan Poso Kota. Berikutnya tembok pembatas rumah dinas Intel Pelda Mustakim dan Serka Dedy roboh, bangunan tua bekas Kantor BNI Poso rusak dan beberapa rumah dan gereja di Desa Alitupu dan Desa Sedoa juga retak-retak.

Bahkan tanah retak-retak dan air bermunculan keluar dari permukaan tanah sehingga sempat membuat masyarakat resah dan ketakutan.

Akibat gempa tersebut, air Danau Tambing yang terletak di Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara saat itu naik sekitar 10 meter dan sejumlah fasilitas obyek wisata seperti rumah genset, rumah tanaman anggrek, rumah pengamatan dan penelitian burung di kawasan itu mengalami kerusakan berat. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Beton LRT rubuh

Sandiaga: Proyek LRT Kelapa Gading-Velodrome Tidak Terhambat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan telah mendapatkan informasi terkait ambruknya konstruksi pembangunan proyek "Light Rail Transportation" (LRT) dan menjamin...
Tolak LGBT

Fraksi PKS Perjuangkan Larangan Terhadap Perilaku LGBT

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengatakan pihaknya dengan tegas memperjuangkan agar Panitia Kerja RUU KUHP dapat memasukkan larangan terhadap perilaku lesbian, gay,...
Sekjen Golkar 2018

Airlangga Tunjuk Letjen Lodewijk Jadi Sekjen Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menunjuk Letjen (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus menggantikan Idrus Marham sebagai Sekjen DPP Golkar masa bakti...

Polda Sumut Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Sindikat Internasional

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Polda Sumut kembali mengungkap peredaran narkotika jaringan sindikat internasional Malaysia, Aceh, Pakanbaru, dan Medan. Tiga orang tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas...
bandar narkoba

Bandar Narkotika Jaringan Malaysia Ini Hanya Divonis 20 Tahun

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Ali Akbar alias Dek Gam (34) warga Desa Gelanggang Teungoh, Kabupaten Biruen, lolos dari hukuman mati. Pemuda ini hanya dijatuhi hukuman...
loading...
Pariwisata Bali

Sisi Lain Pariwisata Bali

Ketika mendengar nama Bali, orang akan membayangkan pantai Kuta yang Indah dengan para bule berjemur memakai bikini. Ditengah hamparan pasir pantai yang landai dan...

Lihatlah ke Bawah, Lalu Bersyukurlah

Ambang kebahagiaan orang memang tidak sama, ada orang yang karena keterbatasan ekonomi, bisa makan nasi dengan sambal dan ikan asin saja sudah bisa merasakan...
Warok Polisi Ibukota

Sangarnya Warok-Warok Polisi Ibukota

Menyaksikan polisi sedang mengatur lalu lintas, mengamankan unjuk rasa atau mengungkap kasus kejahatan adalah hal yang lumrah. Demikian pula menyaksikan pertunjukan Reog, bukan sesuatu...