Polsek Pontianak Selidiki Kebakaran Rumah Sebabkan Satu Korban Meninggal

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Polsek Pontianak Utara, Kota Pontianak, Provinsi Kalbar, sedang menyelidiki penyebab satu unit rumah di Jalan Teluk Betung yang terbakar dan menyebabkan satu korban meninggal atas nama Yau Meng (55), Kamis (30/5) dini hari sekitar pukul 02.20 WIB.

Kapolsek Pontianak Utara, Kompol Abdullah Syam mengatakan, pihaknya sudah memasang garis polisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran satu unit rumah kayu di Jalan Teluk Betung, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara yang menyebabkan satu korban meninggal.

Ia menjelaskan, pemilik rumah yang terbakar tersebut atas nama Loi Cui Le (80). “Menurut keterangan saksi rumah yang terbakar tersebut sebagian besar masih menggunakan pondasi kayu belian sehingga api dengan cepat menghanguskan rumah tersebut,” ujarnya.

Menurut keterangan saksi, pada saat kejadian di rumah tersebut diketahui dalam keadaan kosong karena korban selama ini tinggal berpindah-pindah di rumah keluarganya.

“Berdasarkan keterangan saksi bahwa korban selama ini diketahui mengalami depresi dan selama ini tinggal berpindah-pindah di rumah keluarganya, dan diketahui korban dalam seminggu ini tinggal di TKP (rumah orang tua korban yang sudah lama kosong tersebut),” katanya.

Ia menambahkan, sekitar pukul 04.30 WIB atau setelah api berhasil dipadamkan warga bersama keluarga mencari korban dan akhirnya korban ditemukan di bagian ruangan samping sebelah kanan dalam keadaan sekujur tubuh mengalami luka bakar (meninggal dunia)

“Dalam kasus ini juga sudah dilakukan olah TKP oleh tim inavis Polresta Pontianak Kota, sementara korban Yau Meng dibawa ke Yayasan Setia Bhakti Jalan Budi Utomo, Gang Sungai Sahang I, sebelum nantinya akan dikebumikan” katanya.

Ia menambahkan, hingga kini pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran itu. “Sehingga perlu kiranya dilakukan penyelidikan lebih lanjut, karena tidak menutup kemungkinan peristiwa kebakaran tersebut diduga sengaja dibakar,” ujarnya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi