Polres Ternate Terjunkan Tim Labfor Selidiki Penyebab Kebakaran Kantor BNI

TERNATE, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resort (Polres) Ternate, Maluku Utara (Malut), akan menerjunkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) untuk melakukan pemeriksaan penyebab kebakaran Kantor Cabang Bank Negara Indonesia (BNI) pada Kamis (30/5) lalu.

“Tim labfor Polres Ternate dan Labfor Makassar turun ke TKP untuk memeriksa penyebab terjadinya kebakaran dan sejumlah saksi saat kebakaran itu,” kata Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Randhir di Ternate, Senin (3/6).

Polres Ternate saat kebakaran itu langsung memasang garis polisi guna melakukan penyelidikan atas terbakarnya Kantor BNI yang berada di Jalan Pahlawan Revolusi tersebut.

Bahkan, pihaknya akan memeriksa sejumlah petugas keamanan (satpam) yang bertugas saat kebakaran, guna mengetahui penyebab atas kebakaran kantor itu.

Sebelumnya, pihak BNI cabang Ternate mempersilahkan tim Labfor untuk melakukan pemeriksaan atas penyebab kebakaran dan pada Kamis (30/5) dini hari sekitar pukul 01.00 WIT.

Kepala BNI Cabang Ternate, Agus Sulaiman, dilansir dari Antara, sebelumnya menyatakan selain dokumen dan barang berharga yang aman, seluruh uang yang ada di bank itu disimpan dalam brankas dan tidak terbakar.

Api berasal dari lantai dua BNI cabang Ternate, kemudian menjalar hingga ke belakang kantor dan sebagian Musholla yang berada tepat di belakang kantor BNI.

Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Ternate menerjunkan tujuh unit damkar, dan satu unit water canon dikerahkan untuk memadamkan api.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Sejumlah brangkas dan komputer berhasil diamankan oleh anggota kepolisian yang saat itu berjaga di pos terpadu di depan kantor Wali Kota Ternate dibantu juga dengan tim Basarnas Ternate, Anggota Polres dan Kodim 1501 Ternate, Den-POM dan warga sekitar.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi