Polda Papua Kirim Tim Selidiki Pembuatan Kapal Diduga Untuk Penambangan Emas


JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Daerah Papua mengirimkan tim ke Nabire untuk menyelidiki kapal yang dibangun di tengah pedalaman antara Nabire-Paniai yang diduga untuk operasional penambangan emas.

“Memang Polda Papua sudah mengirim tim termasuk dari Polres Nabire untuk mengetahui keberadaan kapal yang dibangun di Kampung Siriwo, Nabire,” kata Kapolda Papua, Irjen Rudolf Rodja, di Jayapura, Selasa (10/7).

Ia mengakui, polisi belum bisa bertindak atau menyelidiki lebih jauh karena kapal tersebut masih dalam pembuatan, sehingga yang memiliki wewenang adalah pihak terkait termasuk Dinas Pertambangan Nabire.

“Polisi belum bisa bertindak lebih jauh karena kapal itu belum selesai pengerjaannya dan belum beroperasional, sehingga belum dapat dipastikan peruntukannya,” kata Rodja seraya menyatakan sudah memerintahkan Kapolres Nabire mengawasi proses pembuatan kapal untuk mengetahui apakah kapal tersebut untuk pertambangan.

Rodja mengatakan, sampai saat ini belum diketahui pasti apakah kapal tersebut untuk pertambangan atau tidak dan bagaimana dengan perizinannya.

Kapolda Papua Irjen Rodja mengatakan, pembangunan kapal yang berada di pedalaman Nabire itu milik perusahaan China.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Penegakan Hukum Yang Kaya Kezaliman dan Miskin Rasa Keadilan

Bercermin kepada praktek penegakan hukum di Indonesia beberapa tahun tarakhir, khususnya di era Rezim Pemerintahan saat ini, tentunya kita melihat banyaknya praktek-praktek penanganan kasus hukum yang masih jauh dari apa yang diharapkan.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close