Polda Maluku Utara Intensifkan Razia Miras Selama Ramadhan

0
31

TERNATE, SERUJI.CO.ID – Jajaran Kepolisian di Maluku Utara (Malut) mengintensifkan razia peredaran minuman keras (miras) untuk mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas di daerah ini selama umat muslim menjalankan ibadah Ramadhan.

Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendri Badar di Ternate, Jumat (18/5), mengatakan pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya di polres kabupaten/kota untuk intensif menggelar razia guna mengntisipasi adanya peredaran miras selama Ramadhan.

Sedangkan, khusus Kota Ternate seringkali terjadinya tawuran antar-kelurahan, tetapi selama Ramadhan aparat kepolisian difokuskan melakukan patroli secara intensif di berbagai titik, guna menghindari adanya gesekan yang akhirnya bisa terjadi tawuran dan tentunya bisa mengganggu kenyamanan umat Muslim dalam menjalankan ibadah Ramadan.

Untuk mencegah peredaran minuman keras di wilayah Malut, selain melakukan razia ke tempat-tempat yang disinyalir menjadi lokasi penjualan miras, juga meningkatkan pengawasan pada semua pintu masuk di Malut, terutama pelabuhan karena miras umumnya dipasok dari Sulawesi Utara melalui kapal laut.

Bahkan, sehari sebelum Ramadhan, Polres Ternate sejak April hingga Mei berhasil memusnahkan 2 ton miras berbagai jenis yang dipasok dari Pulau Halmahera maupun Sulawesi Utara terdiri dari 40 kaleng bir, 1976 liter miras jenis cap tikus dengan tiga orang tersangka.

“Salah satu penyebab utama terjadinya gangguan kamtibmas seperti tawuran antar-kampung dan tingkat penganiayaan karena mabuk-mabukkan setelan mengkonsumsi minuman keras, oleh karena itu, polisi berusaha agar pada Ramadan ini tidak ada lagi peredaran barang haram itu,” ujarnya.

Hendri Badar mengatakan, upaya lainnya yang dilakukan jajaran kepolisian untuk menciptakan situasi yang kondusif pada Ramadhan adalah menempatkan personel di pusat-pusat perbelanjaan modern dan pasar tradisional, pelabuhan dan bandara serta masjid, terutama saat pelaksanaan salat tarawih.

Petugas Bhamkamtibmas yang ditempatkan pada setiap desa dan kelurahan terus melakukan koordinasi dengan aparat pemerintahan dan tokoh masyarakat, tokoh agama dan kalangan pemuda setempat, sehingga ada masalah yang bisa memicu terjadinya gangguan kamtibmas bisa segera selesaikan. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Telur ayam naik

Heboh Soal Telur Naik: Mendag Tuding Piala Dunia, Mentan Sebut Karena Musim Haji

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Harga telur yang naik tinggi belakangan ini, sampai menyentuh Rp30 ribu perkilogram jadi perbincangan di tengah masyarakat. Bukan hanya karena tingginya...
Caleg

Terkait Menteri Nyaleg, Gerindra: Sebaiknya Mundur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria menyarankan menteri-menteri yang menjadi calon anggota legislatif untuk Pemilu 2019 mundur dari jabatannya...

Terkait Pencalegan Kapitra lewat PDIP, Habib Rizieq: Jangan Lagi Ada di Kapal Kami

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Habib Rizieq Shihab telah mengeluarkan seruan yang tegas agar umat Islam tidak berhubungan dan mendukung partai-partai penista agama pada pemilu 2019....

Tiga Menteri PKB Nyaleg, Kata Cak Imin Tak Akan Ganggu Pemerintahan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yakin bahwa tiga menteri dari PKB yang mencalonkan...
Telur ayam naik

Di Banjar, Harga Daging dan Telor Ayam Melonjak Tinggi

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID - Harga telur ayam dan daging ayam di pasar Banjar, Jawa Barat, mengalami kenaikan harga. Berdasarkan pantauan di pasar Banjar Jumat...