Polda Kaltara Musnahkan 9 Kilogram Sabu

TANJUNG SELOR, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Daerah Kaltara memusnahkan sembilan kilogram sabu-sabu hasil sitaan pada Polres-Polres di jajarannya, sebagai yang pertama kali dilakukan di Polda Kaltara.

Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit di Tanjung Selor, Rabu (16/5) mengatakan, sabu-sabu yang dimusnahkan tersebut sitaan jajarannya di polres-polres khususnya di Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Negeri Sabah, Malaysia.

Sehubungan dengan letak daerah itu di wilayah perbatasan antar negara maka Provinsi Kaltara sangat rawan menjadi wilayah peredaran narkotika seperti sabu-sabu.

“Kaltara sebagai daerah perbatasan antar negara (Malaysia) maka kerawanan peredaran narkoba sangat tinggi,” ujar Indrajit.

Kapolda Kaltara menegaskan, patut menjadi perhatian serius bagi seluruh elemen masyarakat di daerah itu.

Banyaknya barang bukti yang ditangkap aparat kepolisian bekerja sama instansi lain dan masyarakat membuktikan Provinsi Kaltara sangat rentan menjadi pintu masuk narkoba dari negara lain.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie sangat prihatin atas banyaknya sabu-sabu beredar di wilayahnya.

Oleh karena itu, Pemprov Kaltara mendorong dan mendukung langkah-langkah aparat hukum dalam memberantas peredaran narkoba khususnya sabu-sabu.

“Kami dari pemerintah daerah bersama masyarakat sangat mendukung upaya pemberantasan, pencegahan peredaran, penggunaan narkoba dan miras yang dilakukan aparat hukum,” ujar Irianto Lambrie usai memghadiri pemusnahan sabu-sabu dan minuman keras. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Modernisasi di Sana Dimulai Dengan Pajak Untuk Pria Yang Berjenggot

Para pria dianjurkan tidak berjenggot. Bagi yang bersikeras tetap berjenggot, mereka dikenakan pajak, sesuai dengan status sosial dan profesi.. Lama saya terdiam mengenang tokoh yang begitu terobsesi membaratkan negaranya: Peter the Great. Soal jenggotpun, ia atur.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi