Polda Kalsel Selidiki Terbakarnya Kapal Tanker Pertamina

BANJARMASIN, SERUJI.CO.ID – Kapolresta Banjarmasin Kombes Polisi Drs Sumarto mengatakan pihaknya bersama dengan tim dari Polairud Polda Kalimantan Selatan segera menyelidiki penyebab terbakarnya kapal tanker BBM Pertamina di Muara Kuin Banjarmasin.

“Saya sudah meninjau ke lokasi dan melihat kondisi kapal yang terbakar, selanjutnya kami bersama tim akan segera menyelidiki penyebab kebakaran,” katanya di Banjarmasin, Jumat (25/5).

Saat ini, tambah dia, kapal tanker “Self Propelled Oil Barge” (SPOB) Srikandi yang terbakar, pada Jumat (25/5) dini hari sekitar pukul 02:00 Wita, sedang dalam proses pendinginan.

Menurut dia, pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih banyak terkait tanker bermuatan solar dari Kotabaru, yang terbakar tersebut.

Baca juga: Kapal Tanker Pertamina Terbakar di Dermaga Sungai Barito

“Saat ini, yang penting seluruh awak kapal dalam kondisi selamat, tidak ada korban jiwa, selanjutnya, tim akan bekerja untuk memastikan penyebab kebakaran,” katanya.

Region Manager Communication dan CSR Pertamina Kalimantan Yudy Nugraha mengatakan, kebakaran Self Propelled Oil Barge (SPOB) Srikandi terjadi pukul 02.00 wita dinihari dan telah padam pukul 04.00 wita di jetty 3 Terminal BBM Banjarmasin. Tidak ada korban jiwa. Semua ABK ditemukan dalam keadaan selamat.

Kondisi Terminal BBM aman dan dilakukan proses pendinginan untuk mencegah api menjalar dari kapal ke Terminal BBM.

“Untuk keselamatan, jetty 3 saat ini tidak dioperasikan, namun jetty 1 beroperasi secara normal,” katanya.

Kapal tanker PT Pertamina Srikandi yang sedang sandar di dermaga Sungai Barito Muara Kuin Banjarmasin terbakar pada Jumat sekitar pukul 02:00 Wita dini hari.

Menurut Kapten Kapal tugboat atau kapal yang dapat digunakan untuk melakukan manuver, KM Rimau PDT 208, Sapri Eko yang pada saat kejadian berada di lokasi mengatakan, pagi itu, tiba-tiba sungai penuh dengan api.

“Saya tidak tahu pasti apa penyebabnya, tiba-tiba kapal tanker itu, terbakar, dan tumpahan minyak memenuhi alur sungai,” katanya.

Saat masih terkejut melihat kapal yang terbakar itu, tambah dia, tidak lama kemudian tercium bau menyengat dari sungai, dan dalam waktu sesaat, sungai pun penuh dengan api.

“Tidak lama kemudian, api pun menyambar beberapa kapal, termasuk kapal saya, Rimau, yang tambat cukup jauh dari lokasi kebakaran kapal Pertamina tersebut,” katanya.

Menurut dia, tumpahan minyak yang dibawa arus sungai, menyebabkan penyebaran api cepat terjadi.

“Sungai tiba-tiba penuh dengan api dan langsung menyambar beberapa kapal yang lokasinya cukup jauh dari kapal Pertamina tersebut,” katanya. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Indonesia Darurat Keadilan

Ghazwul Fikri dan Media