Penyelenggara UNBK Biak Meningkat 22 Sekolah

BIAK, SERUJI.CO.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Biak Numfor, Papua memastikan penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018 akan meningkat jadi sebanyak 22 sekolah.

“Pada tahun 2017 sekolah penyelenggara 17 sekolah tetapi untuk tahun 2018 jumlahnya bertambah sebanyak lima sekolah,” kata Kepala Bidang Pendidikan dan Pengajaran Dinas Pendidikan Biak Japosman Situmorang MM dihubungi di Biak, Senin (22/1).

Ia mengatakan, fasilitas utama penunjang pelaksanaan UNBK di sekolah adalah ketersediaan sarana prasarana berupa komputer, jaringan internet serta meubeler peralatan sekolah.

Kelima sekolah tambahan yang akan melaksanakan UNBK di tahun 2018, menurut Kabid Dikjar Japosman, diantaranya SMA Negeri 3, SMA Sub Byaki Pyadi, SMP Negeri 2, SMP Negeri 5 serta SMP YPK Ruth Distrik Biak Kota.

Disinggung penyelenggaraan UNBK sekolah diluar kota Biak, menurut Japosman, hingga saat ini dipastikan masih menggunakan ujian Nasional berbasis kertas tulis.

“Kendala utama sekolah diluar kota Biak untuk melaksanakan UNBK karena ketersediaan sarana penunjang jaringan internet dan prasarana komputer,” ungkapnya.

Berdasarkan jadwal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk pelaksanaan UNBK berlangsung mulai 2 April-5 April 2018 untuk jenjang SMK, jenjang pendidikan SMA 9-12 April serta jenjang pendidikan SMP berlangsung 23-26 April 2018.

Data sejumlah sekolah di Kabupaten Biak Numfor tahun 2017 telah melaksanakan UNBK diantaranya SMA Negeri 1, SMA Yapis, SMK Yapis, SMK YPK 1, SMA YPK2, SMP Negeri 1, SMP Negeri 3, SMP YPPK serta SMP Yapis. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Disabilitas Mental dan Pemilu

Ketika Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Hasyim Asy'ari menyampaikan bahwa KPU mendata pemilih penyandang disabilitas mental atau sakit jiwa, muncul pertanyaan penderita penyakit jiwa mana yang diberikan hak untuk memilih?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER