Pengamat: Pemerintah Jangan Seenaknya Lakukan Reklamasi Pantai

TERNATE, SERUJI.CO.ID – Pengamat Perikanan dan Kelautan dari Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Mahmud Hasan meminta pemerintah kabupaten/kota di Malut untuk tidak seenaknya melakukan reklamasi pantai di daerah masing-masing.

“Mereklamasi pantai bukan sesuatu yang salah, tetapi harus sesuai aturan dan melalui kajian yang komprehensif,”katanya di Ternate, Rabu (21/3), menanggapi maraknya reklamasi pantai yang dilakukan di sejumlah kabupaten/kota di Malut.

Menurut dia, mereklamasi pantai akan mengakibatkan perubahan ekosistem pantai, yang sudah pasti akan memberi dampak terhadap lingkungan laut sekitarnya dan sosial ekonomi masyarakat setempat.

Dampak dari reklamasi pantai itu, kata Mahmud Hasan, akan dirasakan dalam jangka panjang, terutama untuk dampaknya terhadap lingkungan laut sekitarnya, seperti ikan akan semakin menjauh dari perairan pantai yang direklamasi.

Ia melihat reklamasi pantai yang dilakukan di sejumlah kabupaten/kota di Malut umumnya untuk memenuhi kebutuhan lahan para pengusaha di lokasi strategis, sehingga reklamasi itu sebenarnya hanya menguntungkan pengusaha.

“Pengusaha memang memanfaatkan lahan reklamasi pantai itu untuk membangun usaha, misalnya pusat perbelanjaan yang dapat memberi sumber pendapatan kepada daerah dan penyediaan lapangan kerja,”katanya.

Tetapi menurut Mahmud Hasan, manfaat yang didapatkan dari keberadaan usaha itu sebenarnya tidak seberapa jika dibandingkan dengan kerugian yang timbul akibat dampak dari reklamasi yang dilakukan.

Ia mengimbau kepada Pemprov Malut, khususnya Badan Lingkungan Hidup agar ketika mengeluarkan izin Amdal reklamasi pantai di kabupaten/kota, jangan hanya melihat aspek teknis, tetapi juga mempertimbangkan kepentingan jangka panjang bagi masyarakat terhadap pantai yang akan direklamasi.

Selain itu, untuk kawasan pantai yang memiliki nilai sejarah atau kearifan lokal harus bebas dari reklamasi, karena menghilangkan tempat seperti itu untuk kepentingan reklamasi sama artinya dengan tidak menghargai nilai sejarah dan warisan budaya leluhur. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER