Pengadaan Bus Sekolah Biak Dibiayai Otsus Papua

BIAK, SERUJI.CO.ID – Pengadaan delapan unit bus angkutan siswa sekolah di Kabupaten Biak Numfor, Papua pada tahun 2017 dibiayai dari dana Otonomi Khusus Papua sebesar Rp6 milyar.

“Fasilitas delapan bus sekolah yang sudah tiba di Biak untuk menunjang pelayanan angkutan siswa dalam proses belajar mengajar di sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Biak Nico Buiney MMT, di Biak, Kamis (25/1).

Ia mengatakan pengadaan delapan unit bus angkutan sekolah ditangani Bidang Sarana Prasarana Dinas Pendidikan Biak Numfor dan sudah direalisasikan pada tahun 2017.

Nico Buiney mengatakan, selama ini di berbagai sekolah luar kota Biak para siswa saat berangkat ke sekolah harus berjalan kaki berkilometer menuju sekolah.

Akibat ketiadaan angkutan khusus untuk siswa ke sekolah, menurut Nico Buiney lagi, dominan siswa yang rumahnya sangat jauh selalu terlambat masuk sekolah karena alasan transportasi ke sekolah.

Kondisi dialami para siswa itu, menurut Nico Buiney, telah cukup lama dialami pelajar di daerah ini, sehingga Pemkab Biak Numfor melalui Disdik telah memprogramkan pengadaan delapan unit bus sekolah untuk angkutan siswa.

“Dengan disediakan bus sekolah bantuan Pemkab Biak Numfor ini sangat membantu siswa untuk bisa pergi ke sekolah dengan cepat, sehingga dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan baik,” ujarnya pula.

Penempatan bus angkutan siswa sekolah itu, menurut Nico Buiney, sesuai dengan kebijakan Pemkab Biak Numfor akan disebar ke beberapa lokasi distrik, sehingga dapat beroperasi melayani antarjemput siswa sekolah di luar kota.

“Saya berharap jika bus sekolah sudah diserahkan dapat dirawat karena sangat vital mendukung kelancaran anak mengikuti proses belajar belajar mengajar di sekolah,” kata mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Biak itu pula.

Kabid Sarana Prasarana Dinas Pendidikan Biak Numfor Simon Rumpaisum MAP mengakui delapan unit bus angkutan sekolah sudah tiba di Biak siap untuk diserahkan kepada Pemkab Biak Numfor melalui Plt Bupati Herry Ario Naap.

“Bus sekolah pengadaan dari dana Otsus Papua tahun 2017 sudah ada pada Dinas Pendidikan Biak Numfor, ya kami masih menunggu kedatangan Plt Bupati Herry Naap untuk diserahkan pengadaan bus angkutan sekolah,” katanya lagi.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Biak Numfor, jumlah siswa di berbagai jenjang pendidikan pada tahun pelajaran 2018/2019 mencapai sekitar 8.000-an siswa tersebar di 162 SD, 54 SMP, 17 SMA serta tujuh SMK. (Ant/SU02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Refleksi Akhir Tahun Pendidikan

Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.