Pendapatan Pajak Kalbar Lampaui Target

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Kepala Bidang Pajak, Badan Pengelolaan Keuangan, dan Pendapatan Daerah Kalimantan Barat, Piter Bonis mengatakan, target lima pajak yang menjadi kewajiban pemprov setempat tahun 2017 melampaui target.

“Rata-rata pendapatan pajak yang berhasil dilakukan semuanya di atas seratus persen. Ini merupakan suatu pencapaian yang sangat luar biasa, karena semua target pajak yang mejadi kewajiban Pemprov Kalbar dapat terealisasi,” kata Piter di Pontianak, Sabtu (23/12).

Ia mengatakan, kelima pajak tersebut meliputi pajak kendaraan bermotor, pajak bea balik nama kendaraan bermotor, pajak air permukaan, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, dan pajak rokok, Target PKB pada tahun 2017 sebesar Rp 420 miliar lebih dan tercapai Rp 540 miliar lebih. Sedangkan untuk target BBNKB sebesar Rp 395 miliar lebih dan terealisasi sebesar Rp 444 miliar lebih.

Sementara itu, untuk target PBBKB sebesar Rp 385 miliar lebih dan terealisasi Rp 418 miliar lebih. PAP ditargetkan sebesar Rp 5 miliar dan teralialisasi Rp 6 miliar lebih.

Yang terakhir, untuk target pajak rokok, ditargetkan Rp 303 miliar lebih, dan terealisasi sebesar Rp 307 miliar lebih.

“Total target PAD pada tahun 2017 sebesar Rp 1,5 triliun lebih dan yang terelaisasi sampai tanggal 20 Desember 2017, sudah melebihi target, dimana pencapaiannya sebesar Rp 1,6 triliun lebih. Artinya kita saat ini sudah surplus sebesar Rp 117 miliar lebih,” katanya.

Atas pencapaian target pajak tersebut, dia mewakili pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat wajib pajak yang telah memberikan kontribusi pajaknya kepada pemerintah.

Piter kembali menjelaskan, pendapatan pajak tersebut tentunya nanti akan digunakan untuk memaksimalkan program pembangunan di Kalimantan Barat.

“Dengan semakin banyaknya masyarakat membayar pajak, tentu kesejahteraan masyarakat Kalbar akan semakin meningkat, karena dari dana pajak tersebut akan digunakan untuk berbagai program pembangunan yang ada tentu akan dirasakan sendiri oleh masyarakat,” tuturnya.

Dirinya juga berharap, ke depan, kondisi perekonomian Kalimantan Barat akan semakin baik, sehingga target pajak yang ditetapkan ke depan bisa tercapai seperti pada tahun 2017 ini. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER