Pencarian Helikopter MI 17 Kembali Terhambat Cuaca

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI, Tri Bowo, mengatakan, pencarian helikopter MI 17 yang memasuki hari ke-12 sejak dinyatakan hilang kontak Jumat (28/6) kembali terhambat cuaca.

Pencarian melalui udara, Rabu (10/7) tidak dapat dilakukan karena cuaca buruk di kawasan Oksibil sehingga helikopter dan CN 235 milik Maritime Patrol Aircraft tidak bisa mengudara.

“Cuaca yang tidak bersahabat menghambat upaya pencaharian melalui udara khususnya di area sekitar Oksibil, “ kata Marsma TNI Tri Bowo di Jayapura, Rabu (10/7).

Dikatakannya, dampak dari cuaca buruk yang sering kali terjadi di wilayah Oksibil dan sekitarnya bukan saja menyebabkan pencarian melalui udara yang terhambat tetapi lewat darat juga.

Personel TNI yang dikerahkan untuk melakukan pencaharian melalui darat tidak maksimal, belum lagi kondisi alam yang menyulitkan anggota untuk bergerak.

Walaupun demikian hingga hari ke 12, pihaknya belum mengetahui dengan pasti hingga kapan pencaharian dihentikan karena masih menunggu informasi dari Pangdam XVII Cenderawasih, aku Marsma TNI Tri Bowo.

Helikopter MI 17 membawa 12 orang crew dan penumpang yang merupakan anggota Yonif 725/WRG yang sebelumnya bertugas di Okbibab, perbatasan RI-PNG.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Lompatan Kinerja Helmy Yahya

Yang harus dikelola Helmy bukan hanya peralatan yang jadul, namun juga anggaran yang sangat minim. Dengan jumlah karyawan terbatas, TVRI masih harus mengelola pemancar yang berlokasi di seluruh Nusantara, bahkan di pelosok negeri yang tidak marketable seperti di Pulau Miangas atau Rote.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER