Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Makassar Diwarnai Ledakan

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID – Pemusnahan barang bukti kasus pidana umum dan narkoba di halaman Kejaksaan Negeri Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (11/4), diwarnai ledakan.

Sejumlah barang bukti yang dimusnahkan antara lain ponsel, ribuan obat-obat terlarang, sabu-sabu dan bahan kosmetik.

Semua barang bukti dimasukkan ke dalam drum yang dipakai sebagai sebagai wadah pembakaran.

Puluhan orang yang ada di kantor kejaksaaan tersebut panik dan berhamburan menyelamatkan diri termasuk wartawan yang saat itu sedang wawancara dengan Pelaksana Tugas Wali Kota Makassar Syamsu Rizal didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Dicky Rahmat Rahardjono Ledakan tersebut membuat kaca jendela kantor kejaksaan pecah dan dua orang menjadi korban terkena serpian kaca dam meterial ledakan.

Safar (51), satpam pengadilan yang terluka pada bagian kaki kanannya dilarikan ke Rumah Sakit Pelamonia untuk mendapat perawatan.

Ledakan diduga akibat bercampurnya ponsel dan bahan kimia dari produk kosmetik dibakar dalam satu wadah sehingga menimbulkan reaksi hingga terjadi ledakan.

“Kita mau teliti dulu penyebabnya apa, sebab tidak diketahui penyebabnya apa dan langsung terjadi ledakan. Bisa jadi bong, bahan kosmetik ilegal dan baterai ponsel yang terbakar penyebab sampai terjadi ledakan ,” sebut Dicky.

Sementara Wali Kota Makassar Syamsu Rizal usai kejadian itu mengaku sempat bergeser dari tempatnya berdiri untuk menghindari ledakan.

“Suaranya ledakannya besar, saya pun ikut menghindar tadi karena ledakannya tidak jauh dari saya berdiri. Ini insiden yang tidak disengaja dan murni kecelakaan, “ujar Deng Ical.

Kapolsek Panakukang Kompol Wahyu mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kejadian itu. Tim labfor telah melakukan identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP) di halaman Kajari Makassar.

Saat ini tim identifikasi kepolisian sedang mengumpulkan barang bukti serpihan serpihan serta menganalisa atas kejadian tersebut. Garis polisi pun sudah dipasang di tempat kejadian.  (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.