Pemudik Diimbau Gunakan Bus Berstiker Dishub

PALU, SERUJI.CO.ID –  Dinas Perhubungan Sulawesi Tengah megimbau masyarakat yang akan mudik Lebaran 2018 agar menggunakan bus-bus yang laik jalan dan memiliki stiker Dishub.

Kepala Bidang Angkutan Darat dan Perkeretaapian Dishub Sulteng Sumarno di Palu, Kamis (31/5), semua bus yang dinyatakan laik jalan telah diberi stiker khusus yang dikeluarkan oleh Dishub Sulteng.

Stiker itu sebagai penanda bahwa bus tersebut menjamin kemanan, keselamatan dan kenyamanan penumpang yang menaikinya.

“Kalau ada bus yang belum ditempeli stiker berarti busnya belum di ‘ramp-check’ sehingga belum laik jalan. Pemudik diimbau agar menaiki bus yang sudah ditempeli stiker,” katanya.

Ia menjelaskan ‘ramp-check’ yaitu mengetes teknis semua peralatan dan kelistrikan pada bus sebelum diberi stiker oleh Dishub sebagai tanda bus itu laik jalan.

“Biasanya stikernya ditempel di kaca depan. Kalau anda lihat stiker itu berarti bisnya sudah lolos uji ‘ramp-check’ dan laik jalan,” ujar Sumarno.

Sebelumnya Dishub Sulteng telah mengimbau Perusahaan Otobus (PO) di daerah ini untuk mengoperasikan bus yang betul-betul laik jalan selama musim angkutan lebaran 2018. Jika kedapatan mengoperasikan bus yang tidak laik jalan Dishub Sulteng tidak akan segan memberi sanksi berupa penilangan bus yang tidak laik jalan itu hingga pencabutan izin operasi PO terssbut.

Dishub Sulteng juga akan mengawasi bus-bus yang dioperasikan untuk mengangkut pemudik lebaran 2018 dari maupun ke wilayah di Sulteng agar tidak kecolongan.

Kepada para pengemudi angkutan umum, kata Sumarno, pihaknya juga mengingatkan agar tidak menggunakakan obat-obatan terlarang dan mengemudikan kendaraannya dalam kondisi yang sehat walafiat.

Dalam musim angkutan lebaran nanti, Dishub bersama staf dari berbagai instansi terkait seperti kepolisian, kesehatan, dan PT.Jasa Raharja akan membntuk tim khusus yang antara lain akan memeriksa kesehatan para sopir di terminal-terminal sebelum bus-bus diberangkatkan. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Indonesia Darurat Keadilan

Ghazwul Fikri dan Media