Pemprov Gorontalo Imbau Pengusaha Jangan Gunakan Elpiji Bersubsidi

GORONTALO, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo mengimbau para pemilik usaha di daerah itu untuk tidak memanfaatkan elpiji bersubsidi tabung tiga kilogram yang diperuntukkan bagi warga miskin.

Kepala Bagian Ekonomi Biro P2E Pemprov Gorontalo, Safrano Isa, Rabu (9/5), mengatakan, elpiji tabung tiga kilogram peruntukannya hanya bagi warga miskin bukan untuk pengusaha atau industri.

Pemprov meminta seluruh warga mematuhi peraturan yang ada, agar tidak terjadi kelangkaan elpiji yang berdampak pada sulitnya warga miskin memperoleh bahan bakar gas tersebut.

Ia mengungkapkan pihaknya bersama tim gabungan telah melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pangkalan elpiji pada Senin (7/5).

Sidak dilaksanakan oleh tim gabungan dari Pemprov Gorontalo terdiri dari Biro Pengendalian Pembangunan dan Ekonomi, Dinas Kumperindag, Satpol PP, Kesbangpol serta dibantu oleh unsur Polri, TNI dan Hiswana Migas.

Di Kabupaten Bone Bolango tim merazia dua lokasi yakni Pangkalan Latif Di Desa Bube Kecamatan Suwawa, Pangkalan Nazwa di Desa Dutohe Kecamatan Kabila.

Dari hasil sidak tim menemukan distribusi tabung gas LPG tidak sesuai peruntukan.

“Ada pangkalan yang memiliki usaha rumah makan yang separuh lebih gas LPG digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah makannya sendiri. Ada pula pangkalan nakal yang memasok usaha peternakan untuk membantu pertumbuhan anak ayam sejak usia satu hari hingga 12 hari,” jelasnya.

Untuk pangkalan yang melanggar tersebut, pihak terkait melakukan Pencabutan Izin Usaha (PHU), sehingga agen tidak akan memasok elpiji lagi.

Tim sidak meminta agar pengusaha rumah makan mengganti semua tabung dengan ukuran 5,5 kilogram.

Penggantian langsung dilakukan di lokasi, yakni setiap tiga tabung ukuran tiga kilogram diganti dengan satu tabung 5,5 kilogram lengkap dengan isinya.

“Kami juga meminta mereka mengisi surat pernyataan tidak lmenggunakan gas tiga kilogram lagi. Apabila di kemudian hari masih melakukan hal serupa maka akan kami tindak tegas,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Indonesia Darurat Keadilan