Pemkab Lembata Berlakukan Tanggap Darurat Gempa

0
21
gempa lembata
Dampak gempa Lembata, warga Ile Ape diungsikan. (Foto: Dok BMKG)

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lembata mengeluarkan pernyataan Tanggap Darurat Bencana Gempa Lembata pascasemakin meningkatnya gelombang pengungsi gempa di daerah itu.

“Sampai Kamis (12/10) jumlah pengungsi sudah mencapai 2.172 jiwa oleh karena itu kami mengeluarkan pernyataan bencana,” kata Bupati Eliazer Yentji Sunur saat di hubungi dari Kupang, Jumat (13/10).

Disamping karena semakin meningkatnya jumlah pengungsi, hal lain yang membuat Pemerintah setempat mengeluarkan pernyataan bencana karena melihat struktur permukaan dengan dominasi batu bolder yang tak saling mengikat telah rubuh menimpa rumah warga.

Walaupun dari gempa yang telah terjadi sejak Selasa (11/10) lalu intensitasnya kecil namun karena porositas tanah juga tidak kompak sehingga banyaknya longsor dan bebatuan terus berjatuhan.

“Sampai dengan saat ini kami masih terus berkonsentrasi pada evakuasi warga. Untuk perbaikan rumah warga kami akan lakukan setelah semuanya aman,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Bupati Lembata Thomas Ola juga menambahkan bantuan-bantuan masih dibutuhkan oleh para pengungsi hingga saat ini.

“Para pengungsi masih membutuhkan banyak bantuan mulai dari sikat gigi dan odol, handuk, selimut, perlengkapan perempuan dan balita, serta buku bacaan untuk anak-anak,” tambahnya.

Sementara itu data yang diperoleh Antara dari Posko Induk Operasi Tanggap Darurat Gempa Lembata jumlah pengungsi 2.172 jiwa terdiri dari 735 laki-laki, 948 perempuan dan tersebar di lima titik pengungsian, yakni Di Desa Tanjung Tuak, Kantor Camat Ile Ape di Desa Laranwutun, Kota Lewoleba dan Kedang.

Para pengungsi itu berasal dari 10 desa, yakni Napasabok, 559 jiwa, Lamagute 351 jiwa, Waimatan 436 jiwa, Lamawolo 289 jiwa, Jontona 12 jiwa, Lamatokan 24 jiwa, BungaMuda 126 jiwa, Lamawara 363 jiwa dan Aulesa 12 jiwa.

Saat ini para pengungsi itu tersebar di lima titik yakni Desa Tanjung Tuak, Kantor Camat Ile Ape, Kota Lewoleba, dan Kedang dan Desa Todanara. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Pembebasan Lahan untuk Runway Ketiga Bandara Soetta Lancar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - PT Angkasa Pura (AP) II menyatakan proses pembebasan tanah untuk pembangunan runway ketiga di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta berjalan dengan lancar. "Proses...
Transaksi tol nontunai

Ketua DPR Dorong Warga Gunakan Transaksi Nontunai di Jalan Tol

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR RI Setya Novanto mendorong warga menggunakan transaksi nontunai atau menggunakan kartu e-toll di jalan tol sebagai langkah yang dinilai...

Everton Pecat Manajer Ronald Koeman

LONDON, SERUJI.CO.ID - Everton memecat manajer Ronald Koeman setelah mereka turun ke zona degradasi menyusul kekalahan 2-5 oleh Arsenal, kata klub Liga Inggris itu,...

Peserta Hari Jadi ke-72 Provinsi Jatim Padati Stand Cek Kesehatan Gratis BMI

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dalam rangka menyemarakkan hari jadi ke-72 Provinsi Jawa Timur, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) ikut mensukseskan dengan menggelar acara cek kesehatan gratis...

Hari Santri Nasional, Anies: Bersyukur Orang Tua Kita Memilih Berjuang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Santri of the Year sukses diselenggarakan di Gedung Galeri Nasional, Jl. Medan Merdeka Timur NO. 14 Jakarta Pusat, Ahad (22/10). Acara...

PDM Semarang Adakan Pelatihan Mubalihgh-Mubalighat ke -4

SEMARANG, SERUJI.CO.ID – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang melalui Majelis Tablighnya mengadakan Pelatihan Mubalihgh-Mubalighat selama dua hari. Pelatihan berlangsung dari Sabtu sampai Ahad,...