Pemkab Lembata Berlakukan Tanggap Darurat Gempa

0
38
gempa lembata
Dampak gempa Lembata, warga Ile Ape diungsikan. (Foto: Dok BMKG)

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lembata mengeluarkan pernyataan Tanggap Darurat Bencana Gempa Lembata pascasemakin meningkatnya gelombang pengungsi gempa di daerah itu.

“Sampai Kamis (12/10) jumlah pengungsi sudah mencapai 2.172 jiwa oleh karena itu kami mengeluarkan pernyataan bencana,” kata Bupati Eliazer Yentji Sunur saat di hubungi dari Kupang, Jumat (13/10).

Disamping karena semakin meningkatnya jumlah pengungsi, hal lain yang membuat Pemerintah setempat mengeluarkan pernyataan bencana karena melihat struktur permukaan dengan dominasi batu bolder yang tak saling mengikat telah rubuh menimpa rumah warga.

Walaupun dari gempa yang telah terjadi sejak Selasa (11/10) lalu intensitasnya kecil namun karena porositas tanah juga tidak kompak sehingga banyaknya longsor dan bebatuan terus berjatuhan.

“Sampai dengan saat ini kami masih terus berkonsentrasi pada evakuasi warga. Untuk perbaikan rumah warga kami akan lakukan setelah semuanya aman,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Bupati Lembata Thomas Ola juga menambahkan bantuan-bantuan masih dibutuhkan oleh para pengungsi hingga saat ini.

“Para pengungsi masih membutuhkan banyak bantuan mulai dari sikat gigi dan odol, handuk, selimut, perlengkapan perempuan dan balita, serta buku bacaan untuk anak-anak,” tambahnya.

Sementara itu data yang diperoleh Antara dari Posko Induk Operasi Tanggap Darurat Gempa Lembata jumlah pengungsi 2.172 jiwa terdiri dari 735 laki-laki, 948 perempuan dan tersebar di lima titik pengungsian, yakni Di Desa Tanjung Tuak, Kantor Camat Ile Ape di Desa Laranwutun, Kota Lewoleba dan Kedang.

Para pengungsi itu berasal dari 10 desa, yakni Napasabok, 559 jiwa, Lamagute 351 jiwa, Waimatan 436 jiwa, Lamawolo 289 jiwa, Jontona 12 jiwa, Lamatokan 24 jiwa, BungaMuda 126 jiwa, Lamawara 363 jiwa dan Aulesa 12 jiwa.

Saat ini para pengungsi itu tersebar di lima titik yakni Desa Tanjung Tuak, Kantor Camat Ile Ape, Kota Lewoleba, dan Kedang dan Desa Todanara. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polisi Menangkap Pengedar Tramadol 1.000 Butir

MUARA TEWEH, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Sektor Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menangkap seorang tersangka bernama Hartawan (36) diduga sebagai pengedar obat terlarang...
narkoba

Polisi Menangkap Lima Pelajar Pekanbaru Pesta Narkoba

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Sektor Tenayan Rayan, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, menangkap lima pelajar yang terdiri atas empat remaja pria dan seorang remaja perempuan...

Persija Ingin Akhiri Penyisihan AFC Dengan Kemenangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persija Jakarta ingin mengakhiri pertandingan penyisihan Grup H Piala AFC dengan kemenangan di kandang Tampines Rovers Singapura, Selasa (24/4), karena dengan meraih...

Polres Cianjur Amankan Dua Perempuan Konsumsi Obat Terlarang

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Polres Cianjur, Jawa Barat, mengamankan dua orang perempuan dari tempat hiburan karena diduga mengkonsumsi obat terlarang saat menggelar operasi cipta kondisi bersama...
bambang soesatyo

DPR: Akselerasi Jaringan Internet di Indonesia Bagian Tengah dan Timur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah mengakselerasi jaringan internet di Indonesia bagian Tengah dan Timur, yaitu dengan menyiapkan dan memfungsikan...