Pemkab Kotawaringin Timur Larang Pemasangan Reklame Rokok

0
51
rokok
Ilustrasi - Bungkus rokok dengan peringatan bahayanya.

SAMPIT, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, berencana akan melarang pemasangan reklame rokok di daerah itu.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kotawaringin Timur Dadang H Syamsu di Sampit, Selasa (6/3), mengatakan Rancangan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok selesai dibahas dan saat ini sedang dalam tahap proses konsultasi di Biro Hukum Pemerintah Provinsi Kalteng.

“Harapan kita raperda yang kita ajukan tersebut tidak terlalu banyak mengalami koreksi sehingga tidak perlu lagi dilakukan perubahan atau perbaikan,” tambahnya.

Loading...

Dengan tidak banyaknya perbaikan diharapkan raperda tersebut bisa segera ditetapkan sebagai perda dan menjadi dasar hukum larangan pemasangan iklan rokok.

“Kita pastikan larangan pemasangan iklan rokok nantinya tidak akan merugikan daerah terutama dari segi pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak iklan tersebut,” katanya.

Dadang mengatakan, berdasarkan informasi dari pihak perizinan dalam satu tahun retribusi dari iklan rokok hanya sebesar Rp400 juta.

“Jadi meski iklan rokok nantinya tidak ada lagi masih bisa ditutupi dari sektor lain sehingga daerah tidak rugi,” jelasnya.

Keputusan penetapan larangan pemasangan iklan rokok adalah untuk menghindari dan mencegah bertambahnya perokok pemula.

Larangan pemasangan iklan rokok mendapat dukungan Dinas Kesehatan, Perizinan, dan Badan Pendapatan Daerah sehingga menjadi keputusan bersama.

“Kami berharap Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok nantinya benar-benar diterapkan di lapangan. Hal itu dilakukan untuk memberikan perlindungan kesehatan terhadap masyarakat,” tegasnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU