Pemerintah Jadikan Supadio Sebagai Sub Penghubung Kalimantan

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Pemerintah menjadikan Bandar Udara Supadio, Pontianak, sebagai sub penghubung ke sejumlah kota di Kalimantan dan Indonesia pada umumnya dan juga ke negara tetangga sehingga bisa mengembangkan potensi ekonomi dan pariwisata pulau tersebut.

“Perluasan Bandara Supadio adalah komitmen pemerintah untuk mengembangkan Kalimantan Barat khususnya dan Kalimantan umumnya untuk bisa dikembangkan potensi yang ada,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada pers di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (28/12).

Hal tersebut disampaikan Menhub Budi sebelum Presiden Jokowi meresmikan perluasan dan pembangunan terminal domestik dan internasional Bandara Supadio.

Dikatakan Menhub, perluasan bandara tersebut dinilai penting dan strategis mengingat bandara di Pontianak selama ini menjadi subhub sejumlah penerbangan ke sejumlah kota di Kalimantan dan pulau lain di Indonesia juga ke sejumlah negara seperti Malaysia dan Singapura.

Perluasan bandara di kota bagian barat Kalimantan tersebut, kata Menhub, juga merupakan bentuk konsistensi pemerintah dalam mewujudkan Nawacita yang salah satunya membangun infrastruktur dalam upaya mendorong perekonomian daerah dan nasional.

Perluasan Bandara Supadio ini, tambah Budi, juga merupakan arahan Presiden Jokowi yang menginginkan agar Pontianak bisa menjadi subhub sejumlah penerbangan dari dan ke dalam negeri serta luar negeri, mengingat trafik penumpang setiap tahunnya terus bertambah.

“Tentunya perluasan bandara ini untuk menjawab makin meningkatnya jumlah penumpang yang terbang dan tiba di bandara Supadio, agar penumpang bisa nyaman,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, mengatakan, perluasan Bandara Supadio sudah dimulai sejak 2015 dan selesai pada Agustus 2017, dengan menelan investasi Rp 350 miliar, khusus untuk pembangunan terminal.

“Selain pembangunan terminal domestik dan internasional baru, juga disediakan fasilitas gardabarata serta perluasan apron dan parkir kendaraan penumpang,” kata Muhammad Awaluddin.

Terminal bandara tersebut diperluas dari 13.683 meter persegi kini menjadi 32 ribu meter persegi, jumlah penumpang yang sebelumnya mencapai 1,5 juta orang per tahun kini bisa menampung 3,8 juta penumpang tiap tahun.

Demikian juga landasan pacu yang saat ini mencapai 2.250×45 meter ditingkatkan menjadi 2.650×45 meter dan akan ditingkatkan menjadi 3.000×45 meter tahun depan.

Ditambahkan, perluasan bandara tersebut juga untuk menjawab terus meningkatnya trafik penumpang serta makin banyaknya maskapai penerbangan ke luar negeri seperti Air Asia dan Xpress Air.

Pihak AP II, katanya, masih bisa memperluas dan membangun terminal baru Bandara Supadio mengingat masih memiliki lahan kosong. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy