close

Pemerhati: Kondisi Sungai Karang Mumus Samarinda Mengkhawatirkan

SAMARINDA, SERUJI.CO.ID – Kondisi Sungai Karang Mumus di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, kini sangat mengkhawatirkan, yang ditandai dengan hilangnya garis sempadan dan riparian atau tumbuhan di kanan kiri sungai, pemerhati lingkungan Yustinus Sapto Harjanto.

“Selain permasalahan garis sempadan dan riparian, terdapat tiga masalah yang mudah dilihat oleh publik terkait kerusakan SKM (Sungai Karang Mumus) yang parah ini,” ujar Koordinator Umum Gerakan Memungut Sehelai Sampah (GMSS) SKM Yustinus Sapto Harjanto di Samarinda, Selasa (3/4).

Ia menjelaskan, tiga masalah tersebut adalah pertama, air sungai terlalu banyak jika musim hujan karena tingginya limpasan air hujan (run off), yakni air hujan sebagian besar menjadi air permukaan akibat tidak terserap oleh tanah sehingga masuk ke SKM.

SKM tidak mampu menampung air hujan karena telah kehilangan rawa atau kolam retensi di kanan kirinya sehingga daya tampungnya berkurang, termasuk akibat pendangkalan dan penyempitan ruang sungai.


Kedua, lanjutnya, pada musim kemarau air di SKM terlalu sedikit dan justru seperti selokan, nyaris tidak layak disebut sungai karena aliran airnya memang mirip parit.

“Hal ini terjadi karena SKM kehilangan pasokan air akibat hilangnya mata air di daerah aliran sungainya, terutama di bagian hulu dan tengah,” tambahnya.

Masalah ketiga adalah kondisi SKM sehari-hari terlalu kotor dipenuhi sampah dan limbah. Bahkan di beberapa titik, airnya bukan hanya keruh, melainkan juga menghitam dan berbau menyengat sehingga mereka yang tidak biasa jika menyentuhnya akan merasa gatal.

“Atas semua masalah terkait dengan air itu, maka SKM kerap menjadi tertuduh utama sebagai penyebab ketidakelokan dan ketidaknyamanan di Kota Samarinda,” kata Yus.

Menurut ia, SKM dulunya merupakan aset vital yang sangat dihargai oleh semua lapisan masyarakat, sehingga sungai ini dijadikan arah hadap dan dirawat, namun belakangan justru menjadi kiblat untuk buang hajat.

Sampai kini, SKM merupakan salah satu pemasok utama sumber air baku untuk kebutuhan air bersih bagi sebagian warga Samarinda, yakni perusahaan air minum masih mengandalkan SKM untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di Kecamatan Samarinda Utara dan Kecamatan Sungai Pinang.

Air sungainya juga masih dimanfaatkan secara langsung oleh warga di sekitar sungai, baik untuk kebutuhan domestik (MCK) maupun kebutuhan produktif untuk berbagai usaha seperti pengolahan tahu, tempe, dan pemotongan unggas.

“Sejak zaman kemerdekaan, terjadi transformasi arah hadap dari ekonomi berbasis sungai menjadi ekonomi jalan raya. Jalan-jalan utama dibangun berdekatan dengan sungai, bahkan mengikuti alur sungai. Kodisi inilah yang menyebabkan SKM jadi kiblat buang hajat dan dijadikan tempat sampah,” tuturnya. (Ant/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Real Count KPU: Jarak Keunggulan Prabowo Makin Besar dari Jokowi di Sumatera

Keunggulan Prabowo-Sandiaga di pulau Sumatera cukup jauh meninggalkan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Dari data scan C1 yang sudah masuk di sistem perhitungan (Situng) KPU sebesar 12.542.295 suara, Prabowo-Sandiaga raih sebanyak 7.220.181 suara atau  57,57 persen suara

Hasil Real Count Sementara KPU: Ranah Minang Penyumbang Suara Terbesar ke Prabowo

Pantauan SERUJI pada Rabu (24/4) pukul 03.30 WIB dini hari, Sumatera Barat bersama Jawa Barat menjadi penyumbang suara terbesar bagi pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat serta Partai Berkarya ini.

Data Masuk 26,40 Persen di Real Count KPU, Jokowi Sementara Unggul 55,40 Persen

Pantauan SERUJI pada Rabu (24/4) pukul 03.30 WIB dini hari, jumlah data yang telah masuk sebanyak 40.265.234 suara, yang berasal dari 214.715 tempat pemungutan suara (TPS) dari seluruh Indonesia yang totalnya berjumlah 813.350 TPS, termasuk TPS di Luar Negeri.

Soal Pertemuan Prabowo dengan Ulama dan Tokoh Nasional, Begini Penjelasan Gerindra

"Ini bagian dari upaya menyelamatkan masa depan bangsa dan negara. Namun semua proses itu harus dilakukan dengan cara-cara yang damai," tukasnya.

Akhirnya, KPK Akan Periksa Menag Lukman Hakim Dalam Kasus Rommy Hari Ini

"Akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RMY (Romahurmuziy, red)," kata Febri Diansyah melalui pesan singkat yang diterima SERUJI, Rabu (24/4) dini hari.

Soal Pertemuan dengan Prabowo, Denny JA: Apa Masalahnya? LSI Memang Konsultan Politik

“Apa masalahnya? LSI Denny JA itu memang lembaga survei dan konsultan politik yang terbuka untuk semua partai. Ini kan sudah menjadi pengetahuan umum,” kata Denny JA saat dikonfirmasi SERUJI, Selasa (23/4) malam.

Real Count KPU: Jarak Keunggulan Prabowo Makin Besar dari Jokowi di Sumatera

Keunggulan Prabowo-Sandiaga di pulau Sumatera cukup jauh meninggalkan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Dari data scan C1 yang sudah masuk di sistem perhitungan (Situng) KPU sebesar 12.542.295 suara, Prabowo-Sandiaga raih sebanyak 7.220.181 suara atau  57,57 persen suara

Hasil Real Count Sementara KPU: Ranah Minang Penyumbang Suara Terbesar ke Prabowo

Pantauan SERUJI pada Rabu (24/4) pukul 03.30 WIB dini hari, Sumatera Barat bersama Jawa Barat menjadi penyumbang suara terbesar bagi pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat serta Partai Berkarya ini.

Data Masuk 26,40 Persen di Real Count KPU, Jokowi Sementara Unggul 55,40 Persen

Pantauan SERUJI pada Rabu (24/4) pukul 03.30 WIB dini hari, jumlah data yang telah masuk sebanyak 40.265.234 suara, yang berasal dari 214.715 tempat pemungutan suara (TPS) dari seluruh Indonesia yang totalnya berjumlah 813.350 TPS, termasuk TPS di Luar Negeri.

Soal Pertemuan Prabowo dengan Ulama dan Tokoh Nasional, Begini Penjelasan Gerindra

"Ini bagian dari upaya menyelamatkan masa depan bangsa dan negara. Namun semua proses itu harus dilakukan dengan cara-cara yang damai," tukasnya.

TERPOPULER

Polisi Tolak Laporan Ade Armando Yang Tuding Prabowo Berbohong Soal Menang Pilpres

Dijelaskan Ade, penyidik menolak karena hingga saat ini KPU belum mengeluarkan keputusan resmi siapa yang memenangkan Pilpres 2019. "Tapi begitu hasil KPU itu keluar, (akan) ada bukti bahwa klaim Prabowo itu bohong," terang Ade Armando usai keluar dari ruang SPKT Bareskrim Polri.

Real Count Sementara KPU: Keunggulan Prabowo Tak Terbendung di Sumatera

Pulau Sumatera dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ini hampir dikuasai penuh oleh calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

Belum Usai Kasus Istri Andre Taulany, Kini Ada Lagi Yang Diduga Hina Prabowo di Medsos

"Baru sadar ada 2 jari yang ditintai, jempol sama telunjuk yang tintanya meleber banget. Orang tua yang sukanya mainin tinta sampai meleber seperti anak kecl itu disebut apa ya," tulisnya.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi