PDIP Apresiasi Langkah Cepat Presiden Tangani Bencana Asmat

0
49
gizi buruk di asmat
Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk dan campak melanda Kabupaten Asmat, Papua. (foto:Dok. Puspen TNI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –┬áBendahara Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Alex Indra Lukman mengatakan fraksinya mengapresiasi langkah cepat Presiden Jokowi menangani bencana yang terjadi di Asmat, Papua sehingga dapat segera teratasi.

“Kami mengapresiasi respon cepat Presiden Jokowi dalam menangani bencana kelaparan dan gizi buruk di Asmat, Papua,” kata Alex saat menerima perwakilan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan di Ruang Rapat FPDI Perjuangan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (15/2).

Dia mengatakan laporan dan pemetaan Baguna terkait apa yang terjadi di Asmat, akan dirumuskan DPP PDI Perjuangan untuk menyusun rekomendasi yang komprehensif untuk menyelesaikan bencana di Asmat secara tuntas.

Loading...

Dia meyakini Baguna sebagai sebuah badan di DPP PDI Perjuangan, melakukan upaya mengatasi bencana atas panggilan jiwa sehingga masyarakat mampu merasakan dampaknya.

Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana, Ribka Tjiptaning meminta Kementerian Kesehatan serius menangani persoalan wabah campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua.

Dia meminta Kemenkes mencari terobosan dengan mengirim tim dokter dan tenaga kesehatan untuk ditempatkan di Asmat dan membangun fasilitas kesehatan yang lebih memadai.

“Penanganan masalah di Asmat memerlukan jangka panjang, kami mendata hanya ada empat dokter umum di Puskesmas dari 23 distrik dan tidak ada satu dokter spesialis,” ujarnya.

Ribka yang juga Anggota Komisi IX DPR RI itu mengatakan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri telah memerintahkan agar Baguna tetap melakukan pengobatan dan penyuluhan pola hidup kepada masyarakat Asmat.

Tim Baguna memaparkan hasil kerjanya yang diberangkatkan ke Kabupaten Asmat untuk menanggulangi wabah campak dan gizi buruk.

Baguna mengirimkan dua tim ke Asmat yang terdiri dari dokter dan perawat serta membawa obat-obatan serta logistik lainnya. Tim pertama diberangkatkan pada 24 Januari 2018 dan tim kedua diberangkatkan pada 6 Februari 2018. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama