Nunukan Tenggelam Akibat Banjir Kiriman dari Malaysia

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID – Banjir kiriman Malaysia menenggelamkan sejumlah permukiman warga di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara akibat hujan deras yang berlangsung sejak dua hari terakhir.

Camat Tulin Onsoi, Santipil Oslo melalui sambungan telepon selulernya, Senin (30/4) mengatakan, enam desa di wilayahnya terdampak banjir kiriman tersebut.

Keenam desa yang menjadi langganan banjir kiriman dari negara tetangga Malaysia setiap musim hujan.

Ia menambahkan, genangan air setinggi lutut orang dewasa ini telah surut namun meminta warganya agar tetap waspada jika terjadi hujan kembali.

“Memang desa-desa yang terdampak banjir kiriman dari Malaysia terjadi apabila hujan deras setiap tahunnya,” beber dia.

Langkah yang dilakukannya dengan memantau perkembangan musim hujan karena banjir yang melanda wilayahnya bersifat sementara tapi rutin apabila berlangsung hujan deras.

Sungai Tulid yang membelah Kecamatan Tulin Onsoi berhulu di Negeri Sabah, Malaysia meluap sehingga meskipun tidak hujan di daerah itu tetap dilanda banjir pada enam desa yang berada di tepi sungai tersebut.

Santipil Oslo mengakui, dampak banjir itu menyebabkan warga tidak beraktovitas sebagaimana biasa.

Sehubungan dengan bencana banjir yang telah menjadi langganan daerah itu menggenangi enam desa yakni Desa Naputi, Salang, Tembalang, Kalunsayan, Sekikilan dan Semunad.

Camat Tulin Onsoi ini mengharapkan kejadian yang tidak separah 2017 dimana hampir seluruh aktivitas warga terhambat.

Akibat jalanan yang menjadi jalur transportasi utama pada keenam desa itu tergenang air bah.

Kemungkinan bukan hanya enam desa di kecamatan tersebut yang tergenang tetapi kemungkinan kecamatan lain yang berada di daerah aliran sungai (DAS) Tulid.

Kejadian ini telah rutin terjadi karena hujan deras juga melanda wilayah itu pada malam hari. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tragedi Lion JT-610: Urgensi Audit Maskapai Airline untuk Keselamatan Penerbangan

"Secara juridis bila terjadi suatu kecelakaan (accident) pesawat udara dalam kegiatan penerbangan maka Pemerintah juga dapat ditarik menjadi pihak yang harus bertanggungjawab sebagai suatu perbuatan kelalaian dalam melaksanakan kewajiban hukum" -Prof Dr Hasim Purba, SH.MHum

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER