Nelayan Aktif Prioritas Bantuan Pemprov Papua Barat

MANOKWARI, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Provinsi Papua Barat akan memperbarui data nelayan agar bantuan dan program pemberdayaan yang dilaksanakan di daerah tersebut tepat sasaran.Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua Barat, Jacobis Ayomi di Manokwari, Kamis (4/4), menyatakan. Pemprov Papua Barat terus menggelontorkan program bantuan peralatan nelayan.

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas perikanan di setiap daerah.

“Begitu pula pemerintah pusat, selalu ada bantuan peralatan. Kami ingin program ini tepat sasaran, artinya yang memperoleh bantuan ini benar berprofesi sebagai nelayan,” kata Jacobis.

Pada tahun 2019, kata dia, DKP Papua Barat akan kembali menyalurkan bantuan alat tangkap nelayan. Bantuan yang tersebar di lima daerah ini berupa, perahu, cool box, mesin perahu dan beberapa jenis alat tangkap lainnya.

“Tahun ini kami tetap menyalurkan bantuan peralatan sambil melakukan pendataan. Kami ingin penerima bantuan ini benar-benar mereka yang berprofesi sebagai nelayan,” katanya.

Ia mengatakan cukup banyak bantuan alat tangkap yang diberikan pemerintah baik pusat maupun daerah. Meskipun demikian, produksi perikanan belum sebanding dengan bantuan yang dikucurkan.

DKP, katanya, akan melakukan pengawasan terhadap nelayan penerima bantuan pemerintah. Pihaknya tak ingin bantuan tersebut diperjualbelikan untuk kepentingan yang lain.

“Bantuan itu diberikan supaya nelayan kita maju, penghasilan bertambah dan kehidupan keluarganya lebih sejahtera. Kita akan mendata seluruh nelayan, mereka yang aktif melakukan aktifitas akan menjadi prioritas dalam penyaluran bantuan,” katanya.

Ia pun berharap para nelayan memanfaatkan peralatan yang diberikan pemerintah secara baik. Bidang terkait di DKP pun diimbau selektif dalam menyalurkan bantuan, demikian Jacobis Ayomi .

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Memaknai Indonesia

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER