Mensos: Banyak Faktor Sebabkan KLB Campak-Gizi Buruk di Papua

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Sosial Idrus Marham mengatakan banyak faktor yang menyebabkan kejadian luar biasa campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua.

“Dilihat dari kondisi alam, sangat berpengaruh pada cara hidup dan kehidupan mereka yang rentan terkena penyakit,” kata Idrus dalam rapat konsultasi dengan pimpinan DPR di Jakarta, Kamis (1/2).

Idrus mengatakan masyarakat Asmat yang terkena campak dan gizi buruk tinggal di wilayah yang terisolasi dengan kondisi alam sebagian besar berupa rawa-rawa.

Kondisi itu membuat cara hidup dan kehidupan mereka menjadi rentan terkena penyakit. Misalnya, rumah dibangun di atas rawa dan meminum air hujan tanpa dimasak.

Baca Juga: Menkes: Gizi Buruk Bukan Hanya Masalah Kesehatan

“Karena tanahnya rawa, mereka bergantung pada tadah hujan dalam mencukupi kebutuhan air. Makanan utama mereka sagu, ubi dan talas,” tuturnya.

Pola kehidupan mereka juga menyebar, tidak berkumpul, yang ada di 23 distrik. Sebagian besar dari mereka hidup berpindah-pindah.

“Mereka bekerja untuk mendapatkan makanan. Setelah ada makanan, mereka berhenti bekerja. Setelah makanan habis, baru bekerja lagi,” katanya.

Perkembangan terakhir penanganan kejadian luar biasa campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat adalah terdapat 72 orang meninggal dunia. Dari penelurusan tim di 196 kampung di 22 distrik yang ada di Kabupaten Asmat, sudah ada 12.883 anak yang terlayani.

Baca Juga: Menkes: Gizi Buruk Bukan Hanya Masalah Kesehatan

Pemerintah sudah melakukan langkah tanggap darurat dengan membentuk tim terpadu yang terdiri atas anggota TNI/Polri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) setempat dan pemerintah daerah. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.