Menpora Dijadwalkan Buka Central Celebes Marathon

PALU, SERUJI.CO.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dijadwalkan melepas peserta dan membuka seluruh kegiatan terkait lomba marathon wisata Sulawesi Tengah bertajuk Central Celebes Marathon (CCM) 2018 di Kota Palu, Ahad (15/4).

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kantor Kemenpora dan mendapat kepastian agenda pak menteri ke Palu untuk membuka seluruh kegiatan Central Celebes Marathon ini,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulteng Moh. Haris Kariming di Palu, Selasa (10/4).

Central Celebes Marathon, kata Haris, merupakan lomba marathon bernuansa wisata yang pertama kali digelar Pemprov Sulteng untuk memeriahkan HUT ke-54 povinsi ini yang jatuh pada 13 April 2018.

Puluhan atlet dari sejumlah negara seperti Kenya, Thailand, Malaysia dan Singapura telah mendaftarkan dirinya pada lari maraton bertaraf nasional dan internasional berhadiah uang sejumlah total Rp465 juta itu.

Ketua Panitia CCM Syaifullah Jafar mengatakan semakin dekat pelaksanaan CCM, minat pelari internasional dari sejumlah negara kian bertambah karena sebaran informasinya juga semakin meluas.

Kepala Dinas PU Bina Marga Sulteng itu optimistis kuota yang diberikan kepada atlet internasional yakni kategori 21 dan 42 kilometer dapat terpenuhi sampai batas waktu pendaftaran yang ditentukan.

Hingga kini, kata dia, jumlah atlet dari sejumlah negara sudah berkisar 30 orang. Mereka akan mengikuti kategori 21 dan 42 kilometer. Sementara kategori 5 dan 10 kilometer lebih banyak diminati oleh pelari lokal dan nasional.

Syafullah mengatakan saat ini jumlah pendaftar sudah hampir mencapai target yakni 1.500 orang yang pesertanya berasal dari hampir seluruh provinsi di Indonesia.

Panitia menyediakan kuota masing-masing 600 orang untuk kategori 5 kilometer, 400 orang kategori 10 kilometer serta kategori 21 kilometer nasional dan internasional masing-masing 300 orang.

“Dan untuk kategori 42 kilometer nasional dan internasional kami menyediakan slot masing-masing 200 orang,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Politisi Kampungan

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.