Menag Janji Bangun Tempat Ibadah di Kampung Multikultur

0
72
gubenur maluku
Gubernur Maluku, Said Assagaff. (foto: istimewa)

AMBON, SERUJI.CO.ID – Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, berjanji membangun tempat ibadah di perkampungan multikultur yang diprogramkan pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku di desa Laha, kecamatan Teluk Ambon, kota Ambon pada 2018.

“Menag berjanji membangun masjid, gereja, dan pura di perkampungan multikultur yang rumahnya dibangun berderet untuk ditinggali masyarakat beragama Islam, Kristen Protestan, Kristen Katholik, Budha, dan Hindu,” kata Gubernur Maluku Said Assagaff di Ambon, Sabtu (23/12).

Pengembangan kampung multikultur ini merupakan wujud nyata menjadikan Maluku sebagai provinsi dengan tingkat toleransi agama tertinggi di Indonesia.

Loading...

Maluku ditetapkan Menag Lukman sebagai provinsi terbaik ketiga kerukunan umat beragama di Indonesia setelah Bali dan NTT.

“Saya bertekad menjadikan Maluku sebagai laboratorium kerukunan antarumat beragama di Indonesia maupun dunia sehingga perkampungan multikultur merupakan cerminannya,” ujar Gubernur.

Tujuannya agar Maluku pada 2020 menjadi yang terbaik dalam kerukuan umat beragama di Tanah Air.

Karena itu, telah dibangun Islamic Centre, Kristiani Centre, Katholik Centre.

“Kami memprogramkan Budha Centre dan Hindu Centre diresmikan pada Februari 2018 dengan memanfaatkan kunjungan kerja Presiden Jokowi atau Wapres Jusuf Kalla,” kata Gubernur.

Dia mengemukakan, Presiden Jokowi sebelumnya telah berjanji untuk meresmikan perkampungan kerukunan umat beragama yang diprogramkan dan dibangun pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku di Pulau Ambon.

“Presiden saat berjalan ke pesawat di Bandara Internasional Pattimura Ambon pada 6 Oktober 2015 menyatakan kesediaannya meresmikan permukiman yang warganya dari semua komunitas agama maupun suku di Tanah Air, bila telah rampung pembangunannya,” kata Gubernur.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU