Menag Janji Bangun Tempat Ibadah di Kampung Multikultur

0
24
gubenur maluku
Gubernur Maluku, Said Assagaff. (foto: istimewa)

AMBON, SERUJI.CO.ID – Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, berjanji membangun tempat ibadah di perkampungan multikultur yang diprogramkan pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku di desa Laha, kecamatan Teluk Ambon, kota Ambon pada 2018.

“Menag berjanji membangun masjid, gereja, dan pura di perkampungan multikultur yang rumahnya dibangun berderet untuk ditinggali masyarakat beragama Islam, Kristen Protestan, Kristen Katholik, Budha, dan Hindu,” kata Gubernur Maluku Said Assagaff di Ambon, Sabtu (23/12).

Pengembangan kampung multikultur ini merupakan wujud nyata menjadikan Maluku sebagai provinsi dengan tingkat toleransi agama tertinggi di Indonesia.

Maluku ditetapkan Menag Lukman sebagai provinsi terbaik ketiga kerukunan umat beragama di Indonesia setelah Bali dan NTT.

“Saya bertekad menjadikan Maluku sebagai laboratorium kerukunan antarumat beragama di Indonesia maupun dunia sehingga perkampungan multikultur merupakan cerminannya,” ujar Gubernur.

Tujuannya agar Maluku pada 2020 menjadi yang terbaik dalam kerukuan umat beragama di Tanah Air.

Karena itu, telah dibangun Islamic Centre, Kristiani Centre, Katholik Centre.

“Kami memprogramkan Budha Centre dan Hindu Centre diresmikan pada Februari 2018 dengan memanfaatkan kunjungan kerja Presiden Jokowi atau Wapres Jusuf Kalla,” kata Gubernur.

Dia mengemukakan, Presiden Jokowi sebelumnya telah berjanji untuk meresmikan perkampungan kerukunan umat beragama yang diprogramkan dan dibangun pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku di Pulau Ambon.

“Presiden saat berjalan ke pesawat di Bandara Internasional Pattimura Ambon pada 6 Oktober 2015 menyatakan kesediaannya meresmikan permukiman yang warganya dari semua komunitas agama maupun suku di Tanah Air, bila telah rampung pembangunannya,” kata Gubernur.

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....