Masyarakat Adat Serahkan Senjata Api Rakitan

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID – Masyarakat Adat Tidung Kabupaten Nunukan, Kaltara, menyerahkan sepucuk senjata api rakitan kepada Komando Rayon Militer (Koramil) setempat.

Ketua Adat Tidung Kecamatan Sembakung, Syahrin Bajok di Sembakung, Sabtu (14/4), menyatakan setelah mendapatkan pemahaman bahaya kepemilikan senpi dari bintara pembina desa (Babinsa) maka ada warga berinisiatif menyerahkan senjatanya kepada TNI AD.

Penyerahan yang dilakukan di Markas Koramil 0911-04 Sembakung pada Senin (9/4) sekira pukul 11.00 WITA yang diterima Komandan Koramil Sembakung Kapten Inf Ibrahim Bahar.

Senpi jenis penabur yang digunakan berburu selama ini, kata Syahrin diperoleh dari masyarakat adat di Kecamatan Sembakung.

Komandan Koramil 0911-04 Sembakung, Ibrahim Bahar mengutarakan, peranan babinsa sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan kondisi wilayah.

Langkah efektif yang dilakukan jajarannya dengan bersilaturrahmi di rumah-rumah warga secara terus menerus mengsosialisasikan bahaya keamanan atas kepemilikan senpi tanpa izin.

Mengenai senpi yang diterima langsung dari Ketua Adat Masyarakat Tidung masih diamankan di Markas Koramil Sembakung. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.