Mahasiswa Kecam Pemerintah Karena Biarkan Dokter Mogok

0
211
RSUD Sulbar
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulawesi Barat

MAMUJU, SERUJI.CO.ID – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat mengecam Pemerintah Provinsi Sulbar karena membiarkan dokter mogok kerja.

“Kami kecam pemerintah yang dipimpin Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, karena membiarkan dokter di rumah sakit Sulbar mogok kerja dengan sejumlah tuntutan, yang berdampak pada tidak terlayaninya pasien di rumah sakit itu,” kata Ketua PMII Cabang Mamuju Wais Walkoni di Mamuju, Jumat (6/10).

Ia mengatakan, mogok kerja para dokter spesialis, dokter gigi spesialis, dokter umum dan dokter gigi telah berdampak fatal pada pada pasien, karena ada pasien yang harus meninggal dunia karena tidak mendapatkan pelayanan medis.

Pasien atas nama Sabdiming alias Amming dari kecamatan Karossa Kabupaten Mamuju Tengah yang mengidap penyakit paru-paru akhirnya meninggal karena diduga tidak ditangani dengan baik karena seluruh dokter di rumah sakit Regional Sulbar mogok kerja.

Menurut dia, dokter yang tergabung dalam komite dokter rumah sakit regional Mamuju mogok kerja karena menuntut sarana dan prasarana medis di rumah sakit Sulbar dilengkapi diantaranya obat-obatan, bahan habis pakai (BHP), fasilitas penunjang (Laboraterium, Radiologi dan alat serta prasarana ruang operasi).

Dokter menuntut adanya sarana medis tersebut agar dokter dapat secara maksimal melayani pasien, dan tidak lagi membahayakan keselamatan pasien.

Ia menilai Gubernur Sulbar telah lalai dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang berakibat pada jatuhnya korban dan mogoknya dokter memberikan pelayanan medis.

“Kalau dokter yang menuntut perbaikan rumah sakit dibiarkan mogok kerja, maka korban akan berjatuhan karena pasien yang ada di rumah sakit terbesar di Sulbar tersebut tidak akan maksimal mendapatkan pelayanan medis, ini mesti ada solusi pemerintah jangan diam,” katanya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Kemendagri Dukung Ketegasan Kapolri Menjaga Netralitas Polri di Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Dalam Negeri menyatakan mendukung ketegasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam menjaga netralitas Pilkada di Maluku. "Tentu kami 'respect' dan mendukung atas...

Bantah Karena Ketidaknetralan, Polri Enggan Jelaskan Alasan Mutasi Wakapolda Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membantah mutasi jabatan Brigjen Pol Hasanuddin sebagai Wakapolda Maluku akibat ketidaknetralan Hasanuddin dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan...

Hari Pertama Masuk Kerja, Wali Kota Langsa Pimpin Apel Bersama

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID  - Hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri, Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah memimpin apel bersama dalam rangka halal...

Hari Pertama Masuk Kerja, 100 PNS Malah Bolos

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 100 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran 2018 dinyatakan absen. "Dari...

Akhirnya Basarnas Temukan Pendaki Gunung Gamalama yang Hilang

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Tim Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut), bersama warga Moya akhirnya berhasil menemukan seorang mahasiswi STIKIP Ternate bernama Rahmi Kadis (21 tahun) dinyatakan...